Rano Karno Geram Rekrutmen PPSU Diwarnai Pungli Puluhan Juta: Itu Harus Diberantas!
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno geram ada oknum yang melakukan pungutan liar (Pungli) pada proses rekrutmen tenaga Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).--Cahyono
JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno geram ada oknum yang melakukan pungutan liar (Pungli) pada proses rekrutmen tenaga Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Rano mendengar pada proses rekrutmen PPSU periode sebelum dirinya menjabat Wagub, ada oknum yang memungut pelamar PPSU hingga puluhan juta rupiah.
Menurutnya aksi pungli pada proses rekrutmen tenaga kebersihan di tingkat kelurahan ini sudah menjadi rahasia umum.
Dari itu Bang Doel sapaan akrabnya berjanji bakal menindak tegas pelaku pungli pada rekrutmen tenaga PPSU tahun ini.
"Kita udah wanti-wanti itu bahwa ada PPSU yang bayar sekian, puluhan juta bayangin, itu kita enggak bisa terima gitu. Jadi langsung ditindak aja," tegas Rano di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu, 16 Juli 2025.
BACA JUGA:Harga Tiket Jakarta Fair Kemayoran Dinilai Kemahalan? Rano Karno Janji Bakal Evaluasi
Mantan Gubernur Banten itu tidak menampik sampai saat ini praktik pungli masih terjadi pada proses rekrutmen PPSU.
Politikus PDI Perjuangan itu pun bakal memberantas oknum-oknum pelaku pungli tersebut.
"Ya gak bisa ditutupi ada, dan kita udah ngomong itu harus diberantas," pungkasnya.
BACA JUGA:Dilepas Rano Karno, Monas Half Marathon 2025 Jadi Magnet Pelari Internasional!
Sebelumnya saat Rapat Paripurna dengan agenda penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Rancangan Perubahan Umum APBD serta Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2025 tersebut mendapat interupsi dari anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Ali Lubis.
Ali Lubis menyampaikan jika dirinya mendapat informasi adanya dugaan pungli pada rekrutmen PPSU saat reses di Cipinang Muara, Jakarta Timur.
Diketahui rekrutmen personel PPSU ini dibuka secara serentak di 239 kelurahan di Jakarta sejak Senin, 23 Juni 2025, lalu. Total lowongan yang dibuka untuk posisi tenaga PPSU yakni sebanyak 1.023 orang.
"Saya dapat informasi oknum-oknum di bawah melakukan pungli, Pak Wakil Gubernur. Ini zalim, sama saja praktik pemerasan terhadap orang-orang miskin. Udah masuk kerja susah, mau masuk kerja diperas dengan modus pungli," kata Ali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: