Pengusaha Ritel di Mal Keluhkan Fenomena Rojali dan Rohana, Apa Sebabnya?
Pengusaha Ritel di Mal Keluhkan Fenomena Rojali dan Rohana, Apa Sebabnya?-Disway/Bianca Chairunisa-
Menanggapi fenomena ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut mengakui bahwa fenomena Rohana dan Rojali ini memang sudah menjadi tren tersendiri di kalangan masyarakat Indonesia.
Menurutnya, saat ini memang banyak masyarakat yang datang ke pusat perbelanjaan atau Mall hanya untungnya sekedar membeli makan saja.
BACA JUGA:Warga Tewas Ditembak di Intan Jaya, Pelaku Diduga KKB Pimpinan Apen Kobogau
“Trennya kebanyakan itu sekarang makanan, makanya kan banyak mal yang memperbanyak kuliner,” jelasnya kepada media di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat.
Selain itu, dirinya juga menambahkan bahwa konsumsi masyarakat juga terindikasi masih terpengaruh oleh suasana event Natal dan Tahun Baru, yang jaraknya berdekatan.
“Kan event Natal dan Tahun Baru kemarin jaraknya terlalu deket,” ucapnya.
Hal serupa juga turut diungkapkan oleh Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto. Menurutnya, gaya hidup masyarakat saat ini memang cenderung lebih menjurus ke arah aktivitas kuliner.
“Pola belanja masyarakat sesuai dengan event tertentu, untuk itu akan dipersiapkan lagi program seperti untuk Nataru,” jelas Haryo ketika dihubungi oleh Disway.
Bukan Fenomena Baru
Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja sendiri mengungkapkan bahwa fenomena Rohana dan Rojali ini sebenarnya bukanlah fenomena baru di kalangan masyarakat Indonesia, melainkan fenomena yang sudah ada sejak dulu.
BACA JUGA:Tinggalkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Ubah Sepak Bola Dunia
BACA JUGA:5 Laptop Lenovo Budget Mahasiswa 2025: Performa Handal dan Spek Mumpuni!
Dalam hal ini, dirinya menjelaskan bahwa fenomena ini sendiri memang semakin mengalami peningkatan dalam kurun waktu beberapa waktu ini imbas daya beli masyarakat yang semakin menurun.
“Kondisi ini sebenarnya selalu terjadi setiap saat. Penurunan pasti ada, karena cenderung pada beli produk-produk yang murah harganya,” jelas Alphonzus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: