Dianggap Ganggu Pemandangan, Trump Minta Eropa Hentikan Windmills: Kincir Angin Jelek!
Donald Trump kembali melancarkan serangan terhadap energi terbarukan.-TASOS KATOPODIS/AFP-
JAKARTA, DISWAY.ID - Donald Trump kembali melancarkan serangan terhadap energi terbarukan.
Presiden Amerika Serikat itu secara terbuka meminta negara-negara Eropa menghentikan pembangunan kincir angin lepas pantai yang dianggapnya “merusak pemandangan” dan “jelek”.
Serangan ini mengulang kontroversi lama Trump terhadap energi bersih, yang dimulai lebih dari satu dekade lalu di Skotlandia.
Trump dijadwalkan mengunjungi dua lapangan golf miliknya di Turnberry dan Aberdeenshire, Skotlandia, minggu ini dilansir dari The Guardian.
BACA JUGA:Filipina Juga Dapat Tarif 19% dari Trump, Posisi Strategis Jadi Incaran Amerika
Lapangan di Aberdeenshire menjadi lokasi sengketa panjangnya sejak 2011 ketika ia masih menjadi pengusaha properti dan bintang reality TV.
Saat itu Trump menggugat pembangunan 11 turbin angin lepas pantai yang menurutnya akan mengganggu pemandangan dari lapangan golfnya.
Gugatan itu kalah, namun kebenciannya terhadap energi terbarukan bertahan hingga kini.
BACA JUGA:Dolar AS Lemah, Trump Ancam Keras Anggota BRICS, Posisi Indonesia Terdampak?
Sebagai presiden, Trump mengeluarkan kebijakan yang mempersulit pembangunan proyek energi bersih di AS.
Ia menandatangani undang-undang belanja besar-besaran yang menghapus banyak insentif bagi energi terbarukan, termasuk proyek tenaga surya dan angin di lahan federal.
“Saya tidak ingin kincir angin merusak tempat kita,” kata Trump saat menandatangani undang-undang tersebut.
“Saya tidak ingin panel surya yang menutupi setengah gunung. Mereka sangat jelek.”
Trump juga meminta Inggris dan negara-negara Eropa lainnya untuk kembali menggali minyak dan meninggalkan energi angin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: