15 Ribu Penerima Bansos di Jakarta Terlibat Judol, Pramono: Bantuan Akan Dialihkan!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan mengalihkan penerima bantuan sosial (bansos) yang terdeteksi judi online ke penerima yang membutuhkan-Istimewa-
Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan bansos di lingkungannya.
Pramono menegaskan, Pemprov DKI berkomitmen untuk terus memperbarui data penerima bansos secara berkala agar bantuan dapat tersalurkan secara adil dan tepat sasaran.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan,” pungkasnya.
Pelaku Judol Paling Banyak di Jakarta Barat
Sementara, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Sholikhah mengatakan, menurut Satuan Tugas (Satgas) Judi Online pada pertengahan 2024, terdapat lima kecamatan di Jakarta yang menjadi sarang judi online.
Masing-masing yakni Kecamatan Cengkareng sebanyak 14.782 pelaku dengan peredaran uang Rp176 miliar, Kecamatan Kalideres 9.825 pelaku dengan peredaran uang Rp113 miliar, Kecamatan Tambora 7.916 pelaku dengan peredaran uang Rp196 miliar.
BACA JUGA:Pramono Tutup Rapat Pintu BUMD untuk Orang Titipan: Sepenuhnya Profesional!
Lalu, Kecamatan Penjaringan 7.127 pelaku dengan peredaran uang Rp108 miliar, serta Kecamatan Kemayoran 6.080 pelaku. Peredaran uang judi online itu mencapai Rp118 miliar.
“Saya sangat sedih pelaku judi online terbanyak ada di Jakarta Barat. Ini parah, apalagi dengan adanya iklan yang selalu disosialisasikan lewat media,” kata Sholikhah dalam keterangannya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: