Pesan Tegas Prabowo: Prajurit TNI Harus Siap Berkorban dan Ingat Sejarah Kelam Bangsa!

Pesan Tegas Prabowo: Prajurit TNI Harus Siap Berkorban dan Ingat Sejarah Kelam Bangsa!

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas kepada seluruh prajurit TNI untuk tidak pernah melupakan sejarah bangsa.--Dok Setpres

JAKARTA, DISWAY.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas kepada seluruh prajurit TNI untuk tidak pernah melupakan sejarah bangsa.

Pesan tersebut ia sampaikan dalam rangkaian upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer yang digelar di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu 10 Agustus 2025.

Di hadapan para prajurit, Prabowo mengingatkan bahwa nenek moyang bangsa telah mengalami masa-masa kelam di masa lalu.

Bahkan, menurutnya, mereka pernah diperlakukan lebih rendah daripada binatang.

BACA JUGA:MANTAP! DKI Jakarta Kembali Sabet Penghargaan Provinsi Layak Anak dari Kemen PPPA

"Saudara-saudara sekalian, bangsa kita adalah bangsa yang besar, bangsa kita bangsa yang kaya, tapi nusantara kita ratusan tahun diganggu, diinvasi, dan dijajah. Prajurit-prajurit muda yang di depan saya tidak boleh sekali melupakan sejarah bahwa nenek moyang kita pernah dijajah, diperbudak, dan diperlakukan lebih rendah dari binatang," tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa menjadi prajurit TNI bukan sekadar profesi, melainkan sebuah kehormatan dan panggilan jiwa yang disertai kesiapan untuk berkorban demi bangsa dan negara.

"Saudara-saudara menjadi prajurit adalah suatu kehormatan, tapi juga suatu panggilan dan suatu kesiapan untuk berkorban. Saya bangga melihat saudara-saudara. Saya bangga melihat kerelaan saudara untuk berkorban. Jangan pernah lupa sejarahmu," ujarnya.

BACA JUGA:NasDem Bidik Posisi 3 Besar di 2029, Ungkap Strategi Panaskan Mesin Politik

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, ditandai dengan penyematan tanda kepangkatan oleh Presiden Prabowo kepada Jenderal Tandyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Letnan Jenderal TNI.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer yang turut dihadiri para pejabat tinggi TNI serta jajaran pemerintahan.

Momen ini sekaligus menjadi simbol penguatan struktur komando TNI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Melalui pidatonya, Prabowo tidak hanya menegaskan pentingnya mengenang sejarah, tetapi juga mengobarkan semangat para prajurit untuk menjaga kehormatan, kekuatan, dan kesiapan TNI dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads