Garda Nasional AS Ambil Alih Washington DC dari Kendali Polisi, Mulai Patroli Bersenjata di Jalanan Ibu Kota

Garda Nasional AS Ambil Alih Washington DC dari Kendali Polisi, Mulai Patroli Bersenjata di Jalanan Ibu Kota

Terus melonjaknya tingkat kejahatan dan kekerasan, Trump ambil alih kepolisian Washington DC dan ratusan anggota Garda Nasional turun ke Jalan.-dok disway-

WASHINGTON, DISWAY.ID-- Pada Minggu, 24 Agustus 2025, pukul 22.00 waktu setempat, pasukan Garda Nasional Amerika Serikat (AS) mulai terlihat berpatroli di jalanan Washington D.C. Mereka membawa senjata, menandai eskalasi signifikan dalam operasi keamanan di ibu kota AS.

Langkah ini menyusul keputusan Presiden Donald Trump untuk mengerahkan 800 personel Garda Nasional ke Washington D.C. sekitar dua minggu lalu, mengambil alih kendali dari kepolisian setempat dengan dalih "menyelamatkan" kota dari gelombang kejahatan.

Diketahui, Trump mengumumkan pengerahan ini sebagai bagian dari deklarasi "darurat keamanan publik," dengan klaim bahwa Washington DC sedang menghadapi situasi "tanpa hukum."

BACA JUGA:600 Tentara Korea Utara Tewas Perang Rusia-Ukraina, 2 Pesawat Rusia Mendarat di Pyongyang

Ia menempatkan Departemen Kepolisian Metropolitan DC di bawah kendali federal, dengan Jaksa Agung Pam Bondi ditunjuk untuk mengawasi operasi kepolisian.

Selain itu, ratusan agen penegak hukum federal dari berbagai instansi, termasuk Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai, telah dikerahkan untuk memperkuat kehadiran di jalanan.

Namun, klaim Trump tentang gelombang kejahatan di Washington D.C. bertentangan dengan data resmi.

Menurut statistik Kepolisian Metropolitan D.C., kejahatan kekerasan telah turun signifikan sejak puncaknya pada tahun 2023, mencapai titik terendah dalam 30 tahun pada tahun 2024, dengan penurunan tambahan sebesar 26% pada tujuh bulan pertama tahun 2025.

Data ini menunjukkan bahwa persepsi Trump tentang situasi kejahatan mungkin dipengaruhi oleh pengalaman masa lalunya selama pandemi COVID-19, yang diakui oleh Wali Kota Muriel Bowser sebagai masa yang penuh tantangan.

Pengerahan Garda Nasional dan Persenjataan

Satuan Tugas Gabungan D.C. (JTF-DC) menyatakan bahwa mulai 24 Agustus 2025, anggota Garda Nasional di Washington D.C. mulai membawa senjata dinas, seperti pistol M17 dan senapan M4.

BACA JUGA:FBI Grebek Rumah Eks Penasehat Trump, Diseret dalam Penyidikan Intelijen

Pernyataan resmi menegaskan bahwa penggunaan kekuatan hanya diizinkan sebagai upaya terakhir, khususnya untuk menanggapi ancaman kematian atau cedera tubuh yang serius.

Dari 800 personel yang dikerahkan, hanya 100 hingga 200 yang akan aktif mendukung penegakan hukum pada satu waktu, dengan tugas yang mencakup administrasi, logistik, dan kehadiran fisik untuk mendukung operasi kepolisian.

Selain pasukan dari D.C. sendiri, yang mayoritas penduduknya mendukung Partai Demokrat, Trump juga memanggil Garda Nasional dari negara-negara bagian yang didominasi Partai Republik, seperti West Virginia, South Carolina, Ohio, Mississippi, Louisiana, dan Tennessee. Langkah ini memicu kritik bahwa pengerahan tersebut lebih merupakan manuver politik daripada respons terhadap kebutuhan keamanan yang sebenarnya.

Reaksi dan Protes

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads