Amerika Tak Mau Lagi Danai Perang Ukraina, Trump: Kami Hanya Menjual ke NATO

Amerika Tak Mau Lagi Danai Perang Ukraina, Trump: Kami Hanya Menjual ke NATO

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim secara sesumbar bahwa mereka siap bertempur dengan Israel. Yang penting ada kode koordinasi dengan aparat yang diterjunkan.--Bloomberg/ Chip Somodevilla/Getty Images

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa negaranya tidak lagi mengeluarkan dana untuk mendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Ia menegaskan bahwa Washington kini hanya menjual peralatan militer kepada negara-negara anggota NATO, bukan langsung kepada Kiev.

“Kami sebelumnya menghabiskan ratusan miliar dolar untuk perang itu. Sekarang kami hanya menjual peralatan ke NATO. Saya berhasil mendorong mereka dari dua persen menjadi lima persen dari PDB,” ujar Trump dalam pernyataannya pada Jumat (30/8).

BACA JUGA:India Abaikan Sanksi Trump, Justru Perkuat Kerja Sama dengan China

Trump menambahkan bahwa bantuan langsung kepada Ukraina telah dihentikan, dan bahwa AS tidak lagi menjadi penyandang dana utama dalam konflik yang telah berlangsung sejak 2022 tersebut.

“Kami menjual ke NATO. Kami tidak menjual ke Ukraina,” tegasnya dilansir dari TASS. 

Pernyataan ini menjadi sinyal jelas bahwa di bawah kepemimpinan Trump, arah kebijakan luar negeri AS mengalami perubahan signifikan, khususnya dalam keterlibatan konflik bersenjata di luar negeri.

BACA JUGA:Gegara Tarif Trump, Dinamika Impor Minyak India dari Rusia Terancam Hancur Lebur!

Namun, pernyataan ini bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya yang disampaikan pada 14 Juli lalu, ketika Trump menyebut bahwa AS akan melanjutkan pasokan senjata dan perlengkapan militer ke Ukraina, tetapi dengan syarat bahwa Eropa menanggung seluruh biayanya.

Dalam hal ini, NATO akan berperan sebagai koordinator utama pengiriman.

Sementara itu, Rusia secara konsisten mengkritik keterlibatan negara-negara Barat dalam mendukung Ukraina.

BACA JUGA:Kota-Kota AS Dinilai Nggak Aman, Trump Kerahkan Pasukan Garda Nasional AS dengan Senjata

Moskow menegaskan bahwa pasokan senjata dan pelatihan militer dari Barat hanya memperpanjang konflik, tanpa memberikan perubahan signifikan di medan perang.

Keputusan AS untuk menarik dukungan langsung terhadap Kiev kemungkinan akan berdampak besar terhadap dinamika konflik di Eropa Timur, serta memperdalam ketegangan antara NATO dan Rusia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads