Museum Nasional Segera Punya Perpustakaan Achmad Bakrie, Perkuat Budaya Literasi
Achmad Bakrie Foundation melakukan groundbreaking Perpustakaan yang bakal dibangun di dalam Museum Nasional-Disway.id/Hasyim Ashari-
JAKARTA, DISWAY.ID - Museum Nasional Indonesia akan segera memiliki fasilitas baru yang menunjang pendidikan dan literasi masyarakat.
Adinda Bakrie Foundation (ABF) telah meresmikan pembangunan Perpustakaan Achmad Bakrie, yang berlokasi di dalam kompleks Museum Nasional.
BACA JUGA:PBNU Siap Kooperatif Diperiksa KPK Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Tegaskan Tidak Terlibat
BACA JUGA:Pemain Saham Kini Bisa Koleksi Saham Apple dan Tesla Pakai Crypto, Ini Caranya
Proyek ini bertujuan untuk memperkuat fungsi museum sebagai pusat edukasi, budaya, dan pengetahuan bagi semua kalangan.
Peresmian pembangunan ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Senin, 15 September 2025. Perpustakaan ini diharapkan selesai dan dapat diakses publik pada Maret 2026.
Kolaborasi antara Museum Nasional dan Adinda Bakrie Foundation ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan minat baca dan pemahaman sejarah di Indonesia.
BACA JUGA:5 HP dengan Kualitas Kamera Ultrawide Terbaik 2025, Harga di Bawah Rp3 Juta Saja!
Direktur Eksekutif Badan Pengelola Usaha BLU Museum & Cagar Budaya, Esti Nurjadin, mengatakan pembangunan perpustakaan di Museum Nasional Indonesia terinspirasi dari negara-negara lain seperti Singapura.
"Sebagai institusi museum di bawah yang miliknya pemerintah, kan kita tahu anggaran kita terbatas, ya, untuk kita bisa menjalankan operasional museum dan memberikan layanan, kita namanya BLU Badan Layanan Umum gitu, untuk bisa memberikan layanan yang baik kepada masyarakat atau pengunjung," ujar Estie kepada wartawan, Senin 15 September 2025.
"Kita perlu bekerja sama. Nah, kalau saya lihat, fenomenanya di luar negeri adalah, untuk museum itu ada namanya PPP (Public Private Partnership). Public-nya adalah masyarakat luas atau ada pihak swasta bekerja sama dengan pemerintah. Nah, itu yang saya coba terapkan dan saya rasa ini sebenarnya mula yang pertama, nih. Jadi, di mana kita akan menerima perpustakaan ini sebagai hibah," tambahnya.
Fasilitas Perpustakaan yang Inklusif
Perpustakaan Achmad Bakrie dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai pengunjung, mulai dari anak-anak, orang tua, hingga akademisi. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang nyaman dan menarik untuk membaca, belajar, dan melakukan riset.
BACA JUGA:Satpol PP Larang Perpustakaan Jalanan Jakarta Melapak di Trotoar: Ganggu Kepentingan Masyarakat
Untuk Anak-Anak: Perpustakaan akan dilengkapi dengan area khusus anak-anak yang penuh warna dan interaktif. Koleksi buku anak akan mencakup cerita rakyat, ensiklopedia bergambar, dan buku-buku edukatif lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: