Danpomdam Jaya: Dua Oknum Kopassus Terlibat Penculikan MIP, Sempat Absen Tanpa Kabar
Jaya memastikan dua prajurit TNI yang diduga terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang bank berinisial MIP -Disway.id/Rafi Adhi-
E : memasukkan korban ke dalam mobil Avanza putih, melakukan penganiayaan, melakban wajah korban, mengikat dengan tali rafia, serta menerima Rp45 juta dari tersangka FH yang kemudian dibagi rata kepada rekan-rekannya.
BACA JUGA:BMKG Warning! Cuaca Ekstrem Hantui RI Sepekan ke Depan, Waspada Banjir dan Longsor
REH: memegangi korban dari belakang saat proses pelilitan lakban dan pengikatan.
JRS: membantu memegangi korban bagian kanan saat dilakban dan diikat.
AT: membantu memasukkan korban ke mobil Avanza putih dan memegangi bagian kiri korban saat diikat.
EWP: berperan sebagai sopir mobil saat penculikan berlangsung.
"Dalam klaster ini juga teridentifikasi keterlibatan oknum TNI, yang akan dijelaskan langsung oleh Danpomdam Jaya," paparnya.
Klaster Penganiayaan hingga Korban Meninggal
Klaster ini berisi tiga orang pelaku, salah satunya kembali adalah JP yang berperan ganda sebagai otak perencana sekaligus eksekutor. JP diketahui berada di mobil Fortuner hitam tempat korban dipindahkan usai diculik dari Avanza putih.
JP: menginjak kaki korban hingga tak berdaya, serta ikut membuang korban bersama N.
NU: sopir Fortuner yang membawa korban dari Kemayoran hingga lokasi pembuangan di Bekasi.
DS: sopir pengganti NU dalam perjalanan.
Klaster Surveilance
Dalam kelompok ini, polisi menangkap empat orang yaitu AW, EWH, RS, dan AS. Mereka bertugas membuntuti dan memantau gerak-gerik korban sebelum diculik. Namun, seorang pelaku berinisial EG masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
BACA JUGA:Lebih Trendy dan Enerjik, Vespa Warna-Warni Jadi Pilihan Gaya Hidup Modern
Kombes Wira menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan Polda Metro Jaya dan aparat terkait.
"Kami masih mendalami peran para tersangka lainnya, termasuk keterlibatan oknum TNI yang akan disampaikan langsung oleh pihak Danpomdam," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: