Facundo Garces Pemain LaLiga Terkena Dampak Sanksi FIFA, Kariernya Hancur Akibat Kasus Naturalisasi Malaysia

Facundo Garces Pemain LaLiga Terkena Dampak Sanksi FIFA, Kariernya Hancur Akibat Kasus Naturalisasi Malaysia

Skandal naturalisasi pemain Timnas Malaysia menyeret Facundo Garces-Tangkapan layar Instagram@facundogarces-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Pukulan terbesar dalam skandal naturalisasi pemain Timnas Malaysia tentu dirasakan oleh Facundo Garces.

Sebagai pemain yang paling diandalkan dan dibanggakan oleh fans Harimau Malaya, sanksi FIFA jelas membawa dampak besar bagi kariernya.

Garces, yang saat ini bermain di LaLiga bersama Deportivo Alaves, kini harus menghadapi masa depan yang tidak pasti setelah timnya juga terkena dampak sanksi berat.

BACA JUGA:Respon PSSI Soal Sanksi FIFA Terhadap FAM dan 7 Pemain Naturalisasi Malaysia

BACA JUGA:ANFIELD GEGER! Sempat Dibuang dari Liga Champions, Nasib Federico Chiesa di Liverpool Berubah 180 Derajat

Garces bergabung dengan Alaves pada Januari 2025, setelah diboyong dari klub Argentina, Colon.

Pemain berusia 26 tahun ini mendapat kontrak tiga setengah tahun dan langsung menunjukkan performa impresif.

Pada musim lalu, Garces tampil dalam 10 pertandingan LaLiga, dan di musim 2025/2026, dia telah bermain sebanyak enam kali meskipun harus menerima dua kartu kuning.

Namun, sanksi FIFA terkait proses naturalisasi yang bermasalah di Malaysia mengancam untuk menghentikan perkembangan karier Garces.

Dengan larangan bermain selama satu tahun, Facundo Garces terpaksa absen dari semua kompetisi, baik bersama Timnas Malaysia maupun Alaves. 

BACA JUGA:Kontroversi Skandal 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia, Bikin Presiden FAM Sebelumnya Joehari Ayub Mundur

BACA JUGA:FIFA Jatuhkan Sanksi Kepada FAM dan 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia, Terbukti Pemalsuan Dokumen

Ini tentu saja mempengaruhi kontraknya, dan kemungkinan besar Alaves akan merasa dirugikan dan bisa saja memutuskan kontrak lebih awal.

Masalah ini bermula dari pertandingan kualifikasi Piala Asia 2027 antara Malaysia dan Vietnam pada 10 Juni 2025.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads