TC Timnas Indonesia Masuki Era Baru: Fokus pada Kualitas, Bukan Lagi Durasi

TC Timnas Indonesia Masuki Era Baru: Fokus pada Kualitas, Bukan Lagi Durasi

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, yang menilai bahwa era TC jangka panjang sudah tidak relevan lagi di tengah dinamika sepak bola modern yang cepat dan pada-disway.id/Dimas Rafi-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemusatan Latihan (TC) Timnas Indonesia kini memasuki fase baru yang lebih adaptif dan efisien, seiring semakin banyaknya pemain yang merumput di luar negeri.

PSSI menegaskan bahwa efektivitas dan kualitas latihan kini menjadi prioritas utama, menggantikan model lama yang mengandalkan durasi panjang.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, yang menilai bahwa era TC jangka panjang sudah tidak relevan lagi, di tengah dinamika sepak bola modern yang cepat dan padat.

BACA JUGA:Pangeran Johor Sekaligus Bos JDT Soroti Sanksi FAM Terkait Skandal Naturalisasi: Aneh, FIFA Sendiri Awalnya Menyetujui!

BACA JUGA:AFC Tunggu Putusan FIFA Terkait Skandal Naturalisasi, Ranking Timnas Malaysia Bakal Terjun Bebas

"Kita sudah tidak bisa lagi melakukan TC dua atau tiga bulan seperti dulu. Banyak pemain kita kini bermain di luar negeri. Klub mereka jelas tidak akan melepas pemain selama itu, apalagi saat kompetisi sedang berlangsung," ujar Arya di Jakarta.

Fokus Baru: Latihan Padat dan Efektif

Dengan waktu yang terbatas, Arya menekankan bahwa kualitas latihan harus menjadi tolok ukur utama dalam menyusun program persiapan.

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert bersama tim pelatihnya dituntut untuk merancang program latihan yang singkat namun berdampak besar.

"Ini tantangan besar bagi Patrick dan staf pelatih. Mereka harus mampu mengemas latihan yang intensif dan efektif. Ukuran keberhasilan sekarang bukan lagi dari lamanya waktu TC, tapi dari dampaknya," jelas Arya.

BACA JUGA:Malaysia Tuding Indonesia Pelapor Pemalsuan Dokumen 7 Pemain Naturalisasi Berujung Sanksi FIFA, Bawa-bawa Nama Erick Thohir

BACA JUGA:Harry Kane Pecahkan Rekor Eropa: Kalahkan Cristiano Ronaldo dan Haaland, Kejar Gol Legenda Alan Shearer

Arya juga membandingkan kondisi Indonesia dengan negara-negara lain seperti Irak dan Arab Saudi, yang masih bisa menggelar TC panjang karena mayoritas pemainnya bermain di liga domestik.

“Sementara kita harus realistis. Pemain seperti Jay Idzes di Italia, atau Rafael Struick dan lainnya di Eropa, tentu tidak bisa dipanggil lama-lama untuk TC. Klub mereka punya agenda sendiri. Di sinilah PSSI dan tim pelatih harus cerdas menyusun strategi,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads