Amerika Pasang Badan Bela Israel dari Pemboikotan di Piala Dunia 2026

Amerika Pasang Badan Bela Israel dari Pemboikotan di Piala Dunia 2026

Pemerintah Amerika Serikat menegaskan akan melawan keras setiap upaya yang berusaha melarang Israel tampil di ajang Piala Dunia 2026-@FIFAworldcup-Instagram

JAKARTA, DISWAY.ID – Pemerintah Amerika Serikat menegaskan akan melawan keras setiap upaya yang berusaha melarang Israel tampil di ajang Piala Dunia 2026.

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya tekanan internasional, terutama dari Eropa, yang mendesak adanya sanksi olahraga terhadap Israel menyusul tuduhan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS pada Kamis 25 September 2025 menegaskan kepada sejumlah media.

“Kami akan sepenuhnya bekerja untuk menghentikan setiap upaya melarang tim nasional Israel dari Piala Dunia.”

Sikap tegas ini disampaikan di saat laporan menyebutkan UEFA, badan sepak bola Eropa, tengah mempertimbangkan voting darurat untuk memutuskan larangan terhadap tim Israel.

BACA JUGA:Presiden Kolombia Bongkar Pedagang Narkoba Tinggal Sebelah Rumah Trump: Operasi Amerika Hanya Untuk Televisi dan Pembunuhan

Tekanan dari Eropa

Menurut Associated Press, mayoritas dari 20 anggota komite eksekutif UEFA mendukung wacana larangan.

Hal itu didasari perbandingan dengan kasus Rusia, yang dikeluarkan dari semua ajang UEFA dan FIFA sejak 2022 akibat invasi ke Ukraina.

Sementara Israel, meski dituduh melakukan kejahatan perang dan baru saja dinyatakan PBB melakukan genosida, masih diizinkan bertanding di ajang internasional.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, pekan lalu secara terbuka menyerukan sanksi olahraga terhadap Israel.

“Sampai kebiadaban ini berakhir, baik Rusia maupun Israel tidak seharusnya ada di kompetisi internasional,” ujarnya.

BACA JUGA:Heboh! Drone Houthi Lolos Hantam Israel, Netanyahu Kirim Balasan Paling Dahsyat ke Yaman

Posisi FIFA dan Politik Global

Meski UEFA dapat melarang Israel tampil di kompetisi Eropa, keputusan mengenai kualifikasi Piala Dunia sepenuhnya berada di bawah FIFA.

Situasi menjadi rumit karena Presiden FIFA Gianni Infantino dikenal dekat dengan Presiden AS Donald Trump, yang juga menjadi tuan rumah utama Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads