Tank Israel Terus Masuk Gaza, Petugas Medis: Banyak Korban Luka Terjebak

Tank Israel Terus Masuk Gaza, Petugas Medis: Banyak Korban Luka Terjebak

Situasi di Gaza City semakin mencekam setelah tank-tank Israel dilaporkan terus merangsek masuk ke kawasan permukiman padat penduduk.-getty-

JAKARTA, DISWAY.ID – Situasi di Gaza City semakin mencekam setelah tank-tank Israel dilaporkan terus merangsek masuk ke kawasan permukiman padat penduduk.

Pasukan Israel menekan maju ke distrik Sabra, Tel Al-Hawa, Sheikh Radwan, hingga Al-Naser.

Serangan ini membuat ribuan warga sipil kian terdesak dan memicu gelombang pengungsian baru dilansir dari Reuters. 

BACA JUGA:Di Hadapan Delegasi PBB, Prabowo Minta Penderitaan Warga Gaza Segera Dihentikan

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sedikitnya 77 orang tewas dalam 24 jam terakhir akibat serangan udara dan darat Israel.

Namun angka itu diyakini bisa lebih tinggi karena banyak korban luka masih terjebak di reruntuhan bangunan dan belum bisa dievakuasi.

“Banyak korban luka yang terjebak di lokasi serangan, tapi tim medis tidak bisa menjangkau mereka. Kami sudah mengajukan 73 permintaan evakuasi melalui organisasi internasional, semuanya ditolak Israel,” ungkap juru bicara Dinas Pertahanan Sipil Gaza, Sabtu 27 September 2025 malam.

BACA JUGA:Netanyahu Tegas Israel Takkan Stop Invasi di Gaza, Oposisi Tel Aviv: Gimmick Basi, Pemimpin Gagal

Hamas Desak Israel Mundur

Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, mendesak militer Israel menarik pasukan dari Sabra dan Tel Al-Hawa serta menghentikan serangan udara selama 24 jam.

Tujuannya agar pejuang mereka bisa menyelamatkan dua sandera yang terjebak di wilayah tersebut.

Namun, militer Israel menolak permintaan itu dan justru kembali mengeluarkan perintah evakuasi untuk warga sipil, sebelum melanjutkan serangan besar-besaran ke sejumlah target.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan operasi darat bertujuan menghancurkan Hamas sepenuhnya.

Ia bahkan menyebut amnesti hanya mungkin diberikan jika para pemimpin Hamas menyerah dan bersedia meninggalkan Gaza.

BACA JUGA:Prabowo Kecam Serangan Israel ke Gaza: Bencana Kemanusiaan Terjadi di Depan Mata Kita

Upaya Diplomasi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads