Pecco Bagnaia Ngambek di Mandalika, Motornya Finis Paling Buncit: Masalahnya di Luar Kendali Saya
Pecco Bagnaia frustasi berat di Mandalika. Balapannya nggak sesuai ekspektasi seperti di Jepang.-Instagram/Ducati Corse-
MANDALIKA, DISWAY.ID -- Juara dunia bertahan, Francesco "Pecco" Bagnaia, menelan pil pahit di Sirkuit MANDALIKA, Indonesia.
Setelah tampil dominan dan menyapu bersih kemenangan di Motegi, Jepang, sepekan sebelumnya, performa pembalap Ducati Lenovo ini mendadak anjlok drastis.
Dalam sesi Sprint Race MotoGP Mandalika 2025 yang digelar Sabtu, 4 Oktober 2025, Pecco hanya mampu finis di posisi ke-14, atau paling buncit di antara para pembalap yang menyelesaikan balapan.
Hasil ini sangat kontras dengan dominasi yang ia tunjukkan di Mandalika tahun sebelumnya (2024), di mana ia bahkan memenangkan Sprint Race dan Main Race.
BACA JUGA:Kemarahan Rins Kepada Marc Marquez Usai Ditabrak di Sprint Race Mandalika 2025
Selisih Waktu yang Mencolok
Keterpurukan Pecco terlihat jelas dari selisih waktu.
Ia finis 29,3 detik di belakang pemenang Sprint Race, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing).
Bahkan, ia tertinggal 13 detik dari posisi kedua terakhir.
"Saya tidak sedang mengendarai motor. Saya hanya penumpang di motor saya. Saya tidak bisa mengendalikan apa pun," kata Bagnaia, melansir Crash.net.
Motor Desmosedici GP25 miliknya yang pekan lalu terasa superior, mendadak berubah menjadi mimpi buruk.
Masalah utamanya: getaran hebat (shaking) dan kesulitan pengendalian saat memasuki tikungan.
"Empat kali saya tiba di tikungan tanpa rem. Tiga kali saya harus menutup gas karena motor goyang hebat. Rasanya mustahil membalap seperti ini," keluhnya.
Misteri GP25: Keanehan Sejak Hari Pertama
Masalah motor Ducati Bagnaia sudah tercium sejak hari pertama sesi latihan, di mana ia kesulitan masuk barisan depan dan akhirnya hanya meraih posisi start ke-16 di sesi kualifikasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: