Perjudian Mohamed Salah dan Liverpool Gagal, Danny Murphy Kritik Peran The Pharaoh
Mohamed Salah adalah nyawa Liverpool musim lalu dalam perburuan gelar Liga Primer-Tangkapan Layar Instagram@mosalah-
Jamie Carragher menyebutnya sebagai salah satu pemain yang kehilangan konsentrasi saat Palace mencetak gol penentu.
Begitu pula di laga kontra Chelsea, bek kiri Marc Cucurella mengungkap bahwa mereka sengaja mengeksploitasi celah yang ditinggalkan Mohamed Salah, yang terlalu fokus menyerang sehingga gagal menutup ruang pertahanan.
Momen tersebut memperlihatkan sisi lain dari kebebasan yang diberikan kepada Salah, sebuah “pedang bermata dua” yang harus dibayar mahal saat dia tidak tampil maksimal.
Liverpool kini menghadapi dilema, bagaimana menjaga keseimbangan antara kebebasan kreatif Salah dan kebutuhan tim akan solidaritas defensif.
BACA JUGA:Bek Manchester United Bakal Gegerkan Transfer Rekor Dunia Awal 2026
Meski demikian, tidak ada yang meragukan kualitas Salah sebagai pemain kelas dunia yang bisa menentukan jalannya pertandingan kapan saja.
Namun, untuk menghindari jebakan performa turun dan kerentanan di pertahanan, mungkin sudah saatnya Arne Slot mempertimbangkan ulang strategi yang terlalu bergantung pada kebebasan Salah.
Liverpool membutuhkan sosok Mohamed Salah yang lebih lengkap, atau sistem yang cukup kuat untuk menutup kelemahan ketika bintang Mesir itu tak mampu berkontribusi penuh di dua sisi lapangan.
Liverpool Rentan di Sayap Kanan: Kritik Danny Murphy terhadap Peran Mohamed Salah
Dalam komentar terbarunya di BBC, mantan gelandang Danny Murphy mengungkapkan bahwa Mohamed Salah hampir dibiarkan mengabaikan tugas bertahannya di Liverpool, yang menurutnya menjadi salah satu penyebab kesulitan tim akhir-akhir ini.
BACA JUGA:Gol Ajaib Estevao Bikin Chelsea Menang, Arne Slot Pundung: Liverpool Lebih Layak Menang!
Murphy menjelaskan bahwa taktik pelatih Arne Slot yang menjaga Salah tetap bermain tinggi untuk menunggu peluang menyerang memang dirancang agar Salah tetap tajam mencetak gol.
Namun, lini belakang Liverpool dianggap gagal menutupi celah yang ditinggalkan Salah, membuat bek kanan rentan menghadapi situasi dua lawan satu.
Contoh nyata terjadi dalam kekalahan melawan Chelsea, di mana Salah sering gagal mengawal Marc Cucurella.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: