Pendaftaran Magang Nasional Gelombang Pertama Ditutup, Tahap Kedua Ada Kuota 80 Ribu di Bulan November

Pendaftaran Magang Nasional Gelombang Pertama Ditutup, Tahap Kedua Ada Kuota 80 Ribu di Bulan November

Airlangga menyebut sudah ada 20 ribu orang yang telah mendaftar pada gelombang pertama. Menurutnya, mereka akan mulai bekerja pada 20 Oktober 2025 nanti.-Disway/Anisha Aprilia -

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pendaftaran program magang nasional gelombang pertama telah ditutup. Selanjutnya, pemerintah akan membuka program magang nasional untuk gelombang kedua. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pada gelombang kedua nantinya pemerintah akan menambah jumlah peserta magang hingga 80 ribu.

BACA JUGA:FAM Linglung Soal Asal Usul 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia, Sekjen Disanksi Imbas Skandal Dokumen Palsu

BACA JUGA:Pemerintah Tambah Target Penerima BLT Jadi 35 Juta Keluarga, Bakal Disalurkan Mulai Hari Senin

"Kemudian bulan depan akan dibuka kembali dan ditingkatkan menjadi 80.000 peserta magang," kata Airlangga di Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2025.

Airlangga menyebut sudah ada 20 ribu orang yang telah mendaftar pada gelombang pertama. Menurutnya, mereka akan mulai bekerja pada 20 Oktober 2025 nanti.

"Peserta magang ini gelombang pertama sebanyak 20.000 orang dan ini sudah dibuka dan mulai bekerja tanggal 20 Oktober ini," imbuhnya.

Diketahui, pendaftaran Magang Nasional 2025 batch 1 resmi ditutup pada Rabu, 15 Oktober 2025. Tercatat, ada 156.159 pelamar dari seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA:Rp10 Miliar Uang Korupsi Chromebook Dikembalikan, Salah Satunya dari Eks Anak Buah Nadiem

BACA JUGA:WHO Akui Inovasi Obat Bahan Alam Indonesia, Jadi Standar Baru Fitofarmaka Dunia

Dipantau dari lamanMagangHubKemnaker Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 13.30 WIB. Dari total lamaran 418.817 orang, terdapat 156.159 orang yang berhasil melakukan submit pendaftaran.

"Antusiasme pendaftar terus meningkat dari hari ke hari. Hal ini menunjukkan bahwa program ini mendapat sambutan positif dari para lulusan baru yang ingin memperoleh pengalaman kerja nyata," ujar Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads