Kebijakan Redenominasi Rupiah Melemahkan RI Terhadap Investor? Bos Danantara: Nggak Usah Khawatir
Bos Danantara Dony Oskaria menilai kebijakan redenominasi Rupiah sedang dikaji mendalam oleh pemerintah. Pihaknya tak khawatir dengan potensi menurunnya minat investor terhadap Indonesia jika diberlakukannya kebijakan tersebut.--Pinterest
JAKARTA, DISWAY.ID -- Menurut Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, kebijakan redenominasi Rupiah sedang dikaji oleh pemerintah.
Ia mengatakan masyarakat tak perlu mengkhawatirkan terjadinya hal-hal buruk, khususnya di sektor perekonomian nasional.
Dony menegaskan, apapun yang sedang coba dilakukan oleh pemerintah merupakan kebijakan yang terbaik bagi masyarakat luas. Tak terkecuali redenominasi Rupiah.
BACA JUGA:Saat Debut Mike Rajasa Hoppenbrouwers Membuat Nova Arianto Puas
BACA JUGA:10 Film Paling Banyak Ditonton di Netflix Minggu Ini, Abadi Nan Jaya Masuk List!
"Tentu sudah ada kajian yang mendalam (mengenai redenominasi). Nggak usah dikhawatirkan, semua yang dilakukan pemerintah pasti yang terbaik," ujar Dony ditemui awak media di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Selasa, 11 November 2025.
Bahkan Dony menyebut detail kebijakan redenominasi Rupiah merupakan ranahnya Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.
"Itu pasti sudah dipikirkan oleh pemerintah. Jadi sebaiknya ditanyakan ke Menteri Keuangan Purbaya Yudhi," ujarnya.
BACA JUGA:Bentrokan Dua Kelompok Warga di Cengkareng Berakhir Damai, Situasi Kini Kondusif
BACA JUGA:Kecelakaan Truk Tangki Solar di Kalijambe Purworejo, Warga Gercep Bawa Ember dan Jerigen
Danantara Dukung Kebijakan Pemerintah
Dony menyebut Danantara sendiri berada di posisi mendukung jika pemerintah memberlakukan kebijakan tersebut.
Danantara bahkan tak mengkhawatirkan kebijakan redenominasi Rupiah melemahkan minat para investor terhadap Indonesia.
Ia kembali menegaskan, publik harus bersikap positif terhadap upaya yang sedang dilakukan pemerintah kali ini.
Danantara meyakini kebijakan tersebut dikaji bukan tanpa alasan dan memiliki tujuan baik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: