Dorong Digitalisasi Sekolah, Prabowo Pimpin Peluncuran Perdana Smartboard di Bekasi
Langkah peluncuran ini merupakan bagian integral dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di sektor pendidikan, yang berfokus pada peningkatan kualitas belajar mengajar melalui pemanfaatan teknologi.-Setpres-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan memimpin secara langsung acara peluncuran perdana penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) atau yang dikenal sebagai Smartboard di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bekasi pada Senin, 17 November 2025 pekan depan.
Acara ini menandai babak baru implementasi digitalisasi pendidikan secara masif di bawah pemerintahan Kabinet Merah Putih.
BACA JUGA:Dorong Akses Kesehatan Perempuan, UNICEF dan Kimberly-Clark Jangkau 4 Juta Penerima Manfaat
BACA JUGA:Kemenhaj RI dan Kemenhaj Arab Saudi Tandatangani MOU untuk Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M
Peresmian Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pendidikan
Langkah peluncuran ini merupakan bagian integral dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di sektor pendidikan, yang berfokus pada peningkatan kualitas belajar mengajar melalui pemanfaatan teknologi.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, telah mengonfirmasi jadwal peluncuran ini, menekankan komitmen kuat Presiden dalam mewujudkan pemerataan pendidikan digital.
"Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan penggunaan Interactive Flat Panel atau smartboard untuk sekolah di Bekasi pada Senin 17 November 2025 pekan depan.
BACA JUGA:BGN Pastikan Pembayaran Gaji Petugas MBG Segera Tuntas
BACA JUGA:Rapat Serius Jadi Cair, Ariel Noah Hibur Anggota DPR dengan Lagu Separuh Aku
Ini adalah langkah konkret dari Instruksi Presiden untuk merevitalisasi satuan pendidikan dan mengimplementasikan digitalisasi pembelajaran," ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat konferensi pers di Kemendikdasmen, Selasa 11 November 2025.
Target Ambisius: Tiga Smartboard Per Sekolah
Program smartboard ini sejalan dengan target Kemendikdasmen untuk memastikan setiap sekolah memiliki minimal tiga unit IFP pada tahun 2026.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran besar untuk penyaluran perangkat ini, di mana puluhan ribu sekolah telah menerima bantuan IFP, sebuah langkah untuk memodernisasi ruang kelas di seluruh pelosok Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: