Fans Italia Panik Usai Dibantai Norwegia, Trauma Playoff Menghantui Azzurri

Fans Italia Panik Usai Dibantai Norwegia, Trauma Playoff Menghantui Azzurri

Fans Italia Khawatir Azzurri Gagal ke Piala Dunia-@azzurri-Instagram

“Di beberapa negara, bermain untuk tim nasional masih dianggap prestise. Namun bagi sebagian pemain kami, itu tampaknya tidak menjadi dorongan besar untuk tampil maksimal,” lanjut Saronni.

BACA JUGA:Hasil Piala Dunia U-17 2025: Italia Bungkam Qatar, Jepang dan Tunisia Menang Meyakinkan

Trauma Playoff yang Tak Pernah Usai

Empat tahun lalu, Italia hanya mampu finis sebagai runner-up grup di bawah Swiss, sehingga harus kembali menjalani playoff. Namun alih-alih bangkit, mereka dikejutkan Makedonia Utara yang mencetak gol di menit akhir lewat Aleksandar Trajkovski.

Situasi serupa terjadi pada 2018 ketika Italia kalah agregat 0-1 dari Swedia di babak playoff, hasil yang membuat Gianluigi Buffon tak mampu menahan tangis di San Siro.

“Saya ada di sini saat Italia kalah melawan Swedia. Dulu terasa seperti mimpi buruk, tapi sekarang situasi itu jadi terasa biasa saja,” ujar Raggi mengenang.

Di tengah dua kegagalan itu, Italia sempat kembali tampil gemilang dengan memenangkan Euro 2021. Namun keberhasilan tersebut justru menegaskan inkonsistensi mereka di panggung global.

BACA JUGA:3 Pelatih Top Dunia Tertarik Latih Timnas Indonesia Usai Kepergian Patrick Kluivert, Ada Legenda Pemain Napoli dan Italia

Atmosfer di San Siro: Antara Harapan dan Kemarahan

Meski hujan dan cuaca dingin menyelimuti Milan, sekitar 70 ribu penonton tetap memadati stadion. Sepanjang laga, mereka terus memberikan dukungan.

Akan tetapi suasana berubah drastis ketika Norwegia mengambil alih permainan pada menit-menit akhir. Sorakan suporter tamu bahkan lebih keras, merayakan kelolosan pertama Norwegia ke Piala Dunia sejak 1998.

“Saya datang karena rasa bangga terhadap Italia. Jika kami gagal lagi, itu akan sangat menyakitkan. Semoga saja tidak terjadi,” kata Mariagnese Rossi, 54 tahun.

Meski kekuatan Italia saat ini tidak sebanding dengan generasi emas masa lalu, sebagian pendukung tetap percaya bahwa peluang Azzurri masih terbuka asalkan mampu lolos ke Amerika Utara.

"Ketika kami juara Euro 2021, para pemain tampil jauh di atas ekspektasi. Itu bisa saja terulang. Tapi untuk mencapainya, dibutuhkan kekompakan, karakter, dan mentalitas yang tidak kami lihat malam ini,” tutup Saronni.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait