Viral Dua Mobil SPPG di Kebumen Gunakan Pelat Nomor Sama

Viral Dua Mobil SPPG di Kebumen Gunakan Pelat Nomor Sama

Foto dua mobil operasional SPPG yang diduga menggunakan nopol identik-FB-

KEBUMEN, DISWAY.ID — Warganet dihebohkan oleh beredarnya foto dua mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kebumen, Jawa Tengah, yang menggunakan nomor pelat identik.

Foto tersebut viral di media sosial dan memunculkan pertanyaan mengenai keaslian dan legalitas nomor kendaraan tersebut.

Foto pertama kali diunggah oleh akun Facebook Sujud Sugiarto pada Selasa (18/11/2025).

BACA JUGA:RI Sambut Baik Resolusi DK PBB soal Gaza, Tekankan Peran Otoritas Palestina

Pada pukul 14.00 WIB, unggahan itu telah mendapat lebih dari 150 komentar dari warganet yang mempertanyakan dugaan pelat ganda.

Dalam foto, tampak dua unit Daihatsu Gran Max berwarna putih terparkir di halaman SPPG Yayasan Tradha Rajasa Nagara di Jalan Ronggowarsito No. 13, Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan, Kebumen.

Yang menarik, keduanya menggunakan nomor polisi Z 8589 KK dengan masa berlaku yang sama, yakni hingga April 2030. Di bodi mobil juga tampak stiker program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah

Pengunggah foto, Sujud Sugiarto, membenarkan adanya dua kendaraan berpelat nomor sama tersebut.

Ia menilai insiden ini sebagai bentuk dugaan kecurangan administrasi yang merugikan negara dan publik.

BACA JUGA:KPK Perpanjang Masa Penahanan Noel dkk Kasus Dugaan Sertifikasi K3

“Bukti pelat ganda, mobil mati pajak," ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa (18/11/2025).

Sujud, yang juga Ketua Garuda Perak Kebumen, menduga yayasan tersebut memiliki keterkaitan dengan keluarga penguasa di Kebumen.

“Jika pihak yang diduga kuat milik penguasa Kebumen saja berani melanggar hukum sekasar ini dalam program rakyat, maka integritas pemerintahan di Kebumen sudah mencapai titik nadir,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar dugaan kelalaian administrasi, melainkan berpotensi menjadi praktik penyalahgunaan fasilitas publik dengan tujuan yang tidak transparan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads