Liverpool Alami Masa Kelam di Anfield, Terjerumus dalam Krisis Terburuk Sejak 1953

Liverpool Alami Masa Kelam di Anfield, Terjerumus dalam Krisis Terburuk Sejak 1953

Liverpool mengalami 9 kekalahan dari 12 pertandingan, tiga kekalahan beruntun dengan selisih tiga gol, rekor buruk yang terakhir terjadi pada 1953, serta tujuh gol bersarang ke gawang mereka hanya dalam lima hari-Tangkapan layar Instagram@liverpoolfc-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Liverpool mengalami malam yang sangat buruk di Anfield setelah ditaklukkan PSV dengan skor telak 1-4 di Liga Chmapions 2025/2026.

Alih-alih menjadi awal kebangkitan, hasil tersebut justru memperdalam krisis yang menimpa The Reds, dan menjadi salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam beberapa tahun terakhir.

Kekecewaan para pemain terlihat jelas.

BACA JUGA:Wonderkid Bertalenta 13 Tahun Arsenal Pecahkan Rekor di UEFA Youth League, Siapakah Dia?

BACA JUGA:Chelsea dan Man Utd Tergila-gila Gelandang Wonderkid RB Leipzig Bernilai Rp1,9 Triliun

Meski komentar Virgil van Dijk diberikan usai kekalahan dari Manchester City, kata-katanya kembali relevan, "Kami tidak cukup baik. Kami harus introspeksi. Kesalahan yang berulang tidak bisa diterima."

Situasi serupa diungkapkan gelandang Curtis Jones yang mengatakan kepada RTE:
"Sejujurnya, saya tidak punya jawaban. Ini tidak bisa diterima."

Statistik Mengungkap Kemerosotan Tajam
Data menunjukkan Liverpool berada pada titik terendah dalam 71 tahun terakhir.

Liverpool mengalami 9 kekalahan dari 12 pertandingan, tiga kekalahan beruntun dengan selisih tiga gol, rekor buruk yang terakhir terjadi pada 1953, serta tujuh gol bersarang ke gawang mereka hanya dalam lima hari.

Dari tim yang memenangkan tujuh laga awal musim dan penuh optimisme, Liverpool kini terjerumus ke dalam krisis yang tampak tak memiliki akhir.

Arne Slot Mulai Tertekan
Manajer Arne Slot, yang sebelumnya dipuji karena membawa Liverpool meraih gelar Liga Primer musim lalu, kini berada di bawah tekanan terberat sejak kedatangannya.

BACA JUGA:Mikel Arteta Serius Incar Murillo, Arsenal Bersaing Ketat dengan Chelsea dan Barcelona

BACA JUGA:Memalukan! MU Dipecundangi Everton yang Main 10 Orang, Ruben Amorim: Saya Jadi Takut

Enam kekalahan dalam tujuh laga menjadi sinyal bahaya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait