58 Rumah Sakit di Aceh Terdampak Banjir Sudah Beroperasi, 64 Puskesmas Masih Tutup
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi terkini fasilitas kesehatan di Provinsi Aceh pascabanjir bandang dan longsor. -Dok. Setpres-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi terkini fasilitas kesehatan pasca-banjir bandang dan longsor di Provinsi Aceh.
Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan hingga saat ini ada 65 rumah sakit umum di Aceh yang mengalami rusak ringan.
“Dari 65 rumah sakit umum, yang mengalami kerusakan ringan ada 7, rusak sedang 17, dan rusak berat 1. Hingga hari ini, 58 rumah sakit sudah beroperasi,” kata dia dalam laporan kepada Presiden di Aceh, Minggu, 7 Desember 2025.
BACA JUGA:Thom Haye Pasang Mata! Bursa Pelatih Timnas Indonesia Masuk Fase Krusial
BACA JUGA:3 Penyakit Hantui Korban Banjir dan Longsor di Sumatera, Menhan Kerahkan Helikopter Medis
Meski demikian, enam rumah sakit masih belum bisa beroperasi penuh; 6 rumah sakit itu terdapat di wilayah Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues.
BNPB juga melaporkan kondisi puskesmas yang terdampak. Dari total 309 puskesmas yang ada, 251 puskesmas telah kembali beroperasi.
"Sementara 58 puskesmas masih belum berfungsi akibat kerusakan bangunan maupun gangguan akses pelayanan," imbuhnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus, bersama jajaran Kemenkes, memaparkan perkembangan penanganan kesehatan pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
BACA JUGA:Wall Street Menguat, IHSG Ikut Hijau! Ini Saham-Saham yang Wajib Dipantau
BACA JUGA:Pertamina Siap Kirim LPG ke Aceh dengan Metode Sling Load, Prabowo Tanyakan Kapasitas Angkut
Menurut data per 4 Desember 2025 tercatat sebanyak 31 rumah sakit dan 156 puskesmas terdampak. Aceh menjadi wilayah dengan dampak terbesar, dengan 13 rumah sakit dan 122 puskesmas terdampak, disusul Sumatera Utara dengan 18 rumah sakit dan 25 puskesmas, serta Sumatera Barat dengan 9 puskesmas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: