Jamie Carragher Semprot Mohamed Salah, Sebut Komentarnya ‘Memalukan’: Menunggu Momen Buruk
Carragher Kecam Mohamed Salah Usai Komentar Kontroversial Setelah Laga Leeds vs Liverpool-ESPN UK-Facebook
JAKARTA, DISWAY.ID - Jamie Carragher melontarkan kritik keras kepada Mohamed Salah setelah penyerang Liverpool itu memberikan pernyataan panas menyusul hasil imbang 3-3 melawan Leeds United pada Sabtu lalu.
Mohamed Salah yang tiga laga beruntun hanya tampil sebagai pemain pengganti, menuding Liverpool telah 'mengkhianatinya'.
Dan jelas itu merupakan sebuah komentar yang memicu gejolak internal di tubuh The Reds.
Situasi semakin runyam setelah pelatih Arne Slot kembali tidak menurunkan Salah di Elland Road.
Sang bintang Mesir kemudian menyampaikan komentar pedas kepada jurnalis di area mixed zone, mengisyaratkan hubungan yang memburuk antara dirinya dan Arne Slot.
Tak lama setelah itu, nama Salah juga tak tercantum dalam skuad Liverpool untuk pertandingan Liga Champions menghadapi Inter Milan di San Siro.
Arne Slot akhirnya memberikan klarifikasi pada Senin, namun pernyataan sang pelatih tidak menghentikan gelombang kritik, terutama dari eks bek Liverpool, Jamie Carragher.
BACA JUGA:Mohamed Salah Sindir Liverpool: 'Saya Merasa Dijebak dan Tak Lagi Diinginkan'
Jamie Carragher: Wawancara Salah Seolah-olah 'Direncanakan'
Dalam program Monday Night Football di Sky Sports, Carragher menyebut tindakan Salah sebagai sesuatu yang “memalukan” dan menilai wawancara tersebut telah disusun dengan cermat bersama sang agen demi memperkuat posisi pribadi di tengah situasi sulit klub.
“Mo Salah hanya beberapa kali berhenti di zona campuran dalam delapan tahun. Setiap kali ia melakukannya, itu selalu terencana. Ia menunggu momen buruk untuk menyerang manajer dan mungkin berusaha mengguncang keadaan,” ungkap Jamie Carragher.
Jamie Carragher menilai pernyataan Salah soal dirinya “dijelek-jelekkan” adalah hal yang tidak tepat, terlebih sang penyerang telah dua kali menyampaikan komentar serupa dalam 12 bulan terakhir.
Mantan bek Inggris itu menegaskan bahwa Salah seharusnya membantu klub bangkit dari performa buruk—yang disebut sebagai periode terburuk sejak 1950-an—alih-alih memicu kericuhan.
BACA JUGA:Mohamed Salah: Mencari Sentuhan Emas yang Hilang
Masalah Lama, Termasuk Drama Kontrak
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: