Dorong Nutrisi Anak di Tengah Bencana, LKC Dompet Dhuafa Suplai Makanan Bergizi

Dorong Nutrisi Anak di Tengah Bencana, LKC Dompet Dhuafa Suplai Makanan Bergizi

Melihat kondisi ini, Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa Sumatera Selatan hadir melalui kegiatan Pemberian Makanan Bergizi untuk Balita dan Anak hingga usia 7 tahun. --Dompet Dhuafa

JAKARTA, DISWAY.ID - Kelompok anak merupakan kelompok paling rentan terdampak bencana.

Dalam kondisi darurat, resiko terjadinya gizi kurang, gizi buruk, serta gangguan tumbuh kembang meningkat akibat keterbatasan akses pangan bergizi.

Melihat kondisi ini, Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa Sumatera Selatan hadir melalui kegiatan Pemberian Makanan Bergizi untuk Balita dan Anak hingga usia 7 tahun.

BACA JUGA:Dompet Dhuafa Distribusi Air Bersih, Penuhi Kebutuhan Penyintas Bencana Sumut

Kegiatan ini diadakan di SDN 26 Kayu Pasak, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Selasa 23 Desember 2025.

“Melalui intervensi kesehatan dan gizi, termasuk PMBA, LKC Dompet Dhuafa Sumsel berupaya memastikan hak anak atas gizi yang layak tetap terpenuhi, mencegah dampak jangka panjang akibat kekurangan gizi, serta mendukung pemulihan kesehatan anak dan keluarga di pengungsian secara berkelanjutan.” ucap Ns. Tri Hartati, S.Kep selaku Koordinator LKC Dompet Dhuafa Sumsel.

BACA JUGA:Komitmen LKC Dompet Dhuafa NTB Dukung Sukses Program Desa Berdaya di Nusa Tenggara Barat

Kegiatan PMBA disambut baik oleh anak-anak di Sikabau, sebanyak 83 anak lahap menikmati menu rice bowl yang berisi nasi, sayur, dan ikan juga sepotong semangka. Menu tersebut telah disusun dan dipertimbangkan oleh ahli gizi dari Puskesmas Palembayan, Mairita.

Menurut Mairita, menu pemberian makanan bergizi harus meliputi 4 unsur yaitu, karbohidrat, sayur, protein hewani maupun nabati, dan buah-buahan.

Keempat unsur ini sangat perlu diperhatikan dalam kondisi pascabencana.

BACA JUGA:Dompet Dhuafa Distribusi Air Bersih, Penuhi Kebutuhan Penyintas Bencana Sumut

Makanan seperti mie instan atau snack menjadi menu yang perlu diperhatikan saat dikonsumsi anak.

Pemberian terlalu sering dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan anak.

“Iya, sangat perhatian sekali sama anak-anak kan akan kehilangan satu biji anak-anak kan kalau sering makan mie atau makan makanan instan akan mudah demam kan diare otomatis secara itu kalau dia sering demam otomatis berat badannya akan turun akan turun berat badan atau pengaruh status gizi anak,” ucap Mairita

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads