Api Pipa Gas TGI di Inhil Padam, Perbaikan Ditarget Rampung 5 Hari, Korban Dalam Pemulihan

Api Pipa Gas TGI di Inhil Padam, Perbaikan Ditarget Rampung 5 Hari, Korban Dalam Pemulihan

Api membumbung tinggi di area kebocoran Pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir -Abdullah Sani-

INHIL, DISWAY.ID — PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) memastikan api akibat kebocoran pipa gas di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, telah padam pada Sabtu (3/1/2026) pukul 05.35 WIB.

Api berhasil dipadamkan setelah penutupan seluruh section valve terdekat dilakukan pada Jumat malam.  

Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, menegaskan prioritas utama perusahaan adalah keselamatan masyarakat dan pemulihan operasional.

BACA JUGA:10 Warga Luka-Luka, Truk dan Bangunan Hangus Terbakar Ledakan Pipa Gas TGI di Inhil

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berkomitmen penuh memastikan keselamatan semua pihak,” ujarnya melakukan keterangan resminya.

Emil menyebut seluruh tahapan penanganan mengikuti standar HSSE oleh personel kompeten. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Delapan warga yang mengalami luka bakar ringan telah mendapat perawatan dan kembali ke rumah.

TGI juga berkomitmen menanggung seluruh kerugian aset warga terdampak.  

Perusahaan kini fokus memperbaiki pipa dengan target maksimal lima hari, serta melakukan monitoring tekanan gas kepada shipper dan buyer di jalur Grissik–Duri.  

BACA JUGA:Update Pipa Gas PT TGI Bocor di Inhil: Api Membumbung 15 Meter, Polisi Tutup Jalur Jambi–Riau

Sebelumnya, ledakan pipa gas pada Jumat sore (2/1/2026) mengakibatkan sepuluh warga luka-luka dan kerugian materiil. Lima truk, lima sepeda motor, serta tiga bangunan usaha warga hangus terbakar.

Api sempat menyembur hingga 15 meter, namun tidak merembet ke permukiman utama yang berjarak 500 meter dari titik kebocoran.  

Arus lalu lintas di jalur lintas timur Sumatera sempat ditutup total demi keamanan, sebelum akhirnya dibuka kembali setelah situasi dinyatakan aman.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads