Sebanyak 2.487 Jiwa Terdampak Banjir di Banten, BNPB Lakukan Evakuasi
BNPB mengevakuasi sebanyak 2.487 Kepala Keluarga (KK) dalam peristiwa banjir di sejumlah kota dan kabupaten di Provinsi Banten-Dok. BNPB-
JAKARTA, DISWAY.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di Provinsi Banten.
Adapun banjir yang merendam Kota Cilegon dan Kabupaten Pandeglang tersebut berdampak terhadap 2.487 Kepala Keluarga (KK).
BACA JUGA:Mahfud MD soal KUHAP Baru: Rawan Terjadi Jual-Beli Perkara!
BACA JUGA:Prediksi Kalender Puasa Ramadhan 2026 Lengkap hingga Lebaran, Catat Tanggal Pentingnya!
Hingga kini banjir masih merendam dua wilayah tersebut dengan ketinggian air berkisar 20-70 sentimeter.
"Guna merespons kejadian ini BPBD setempat telah melakukan evakuasi terhadap warga serta melakukan kaji cepat di lokasi terdampak," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya pada Minggu, 4 Januari 2025.
Abdul Muhari menjelaskan, banjir di wilayah Kota Cilegon dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Jumat, 2 Januari 2025.
Akibatnya, 3 kelurahan di 3 kecamatan yang meliputi Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber; Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang; dan Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan terdampak banjir.
BACA JUGA:Marak Teror Influencer, Menteri HAM Pigai: Pelakunya Bukan Aktor Pemerintah
"Banjir tersebut menyebabkan 486 KK," sambungnya.
Sementara di Kabupaten Pandeglang, banjir yang terjadi diakibatkan oleh meluapnya sungai yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah pada Sabtu, 3 Januari 2025.
Sampai saat ini banjir masih merendam wilayah Pandeglang dengan ketinggian muka air mencapai 30 hingga 50 sentimeter.
BACA JUGA:Basarnas Pastikan Jasad Pria yang Ditemukan di Perairan Pulau Rinca Adalah Pelatih Valencia
Banjir di Kabupaten Pandeglang tersebut berdampak terhadap 2.001 KK di 14 desa dari 6 kecamatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: