Bongkar Taktik John Herdman! 3 Skema Rahasia Disiapkan Mengangkat Timnas Indonesia
Penunjukan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia memunculkan harapan baru di tengah publik sepak bola nasional-Tangkapan layar Instagram@mario_sonatha-
Dalam konteks Timnas Indonesia, kombinasi bek tengah berpengalaman dan pemain sayap yang agresif dinilai bisa mengoptimalkan pola ini, terutama saat menghadapi lawan yang mengandalkan serangan balik.
Sementara kontrol lini tengah opsi kedua adalah 4-2-3-1, formasi yang memberi stabilitas di lini tengah melalui skema double pivot.
Dua gelandang bertahan berfungsi sebagai pemutus serangan sekaligus penghubung ke lini depan.
BACA JUGA:Ditahan Imbang Persik, Persib Gagal ke Puncak Klasemen Super League Jelang El Clasico Lawan Persija
BACA JUGA:Gagal Dapatkan Hartman, Ajax Lirik Dean James dan El Karouani untuk Posisi Bek Kiri
"Skema ini memungkinkan Timnas Indonesia bermain lebih sabar, membangun serangan dari bawah, serta memberi ruang bagi tiga gelandang ofensif untuk mendukung striker tunggal," kata Bung Ropan.
Pola ini dinilai cocok saat menghadapi lawan dengan kualitas setara atau di bawah Indonesia.
Sedangkan disiplin dan efektivitas rormasi ketiga yang kerap digunakan Herdman adalah 4-4-1-1.
Seperti yang ia terapkan saat Kanada menghadapi Maroko di Piala Dunia 2022.
Meski kalah tipis 1-2, Kanada tampil kompetitif melawan tim yang akhirnya melaju hingga semifinal.
BACA JUGA:Omar Marmoush Terpinggirkan di Man City, Godaan Baru Aston Villa dan Tottenham Coba Menampung
Pola ini menekankan disiplin bertahan, transisi cepat, dan efektivitas serangan.
Satu penyerang didukung oleh gelandang bayangan di belakangnya, sementara dua gelandang sayap bekerja keras membantu pertahanan.
Modal Skuad dan Waktu Persiapan Keuntungan Herdman saat menangani Timnas Indonesia adalah ketersediaan materi pemain yang relatif stabil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: