KemenPU: Air Bersih Kini Tersedia di Masjid Simpang Lhee Aceh Tamiang

KemenPU: Air Bersih Kini Tersedia di Masjid Simpang Lhee Aceh Tamiang

Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) mengonfirmasi bahwa ketersediaan air bersih di sejumlah Aceh Tamiang pascabencana, mulai tersedia untuk warga.-Istimewa-

"Kami berharap sumur ini terus dijaga dan berfungsi lama karena sangat membantu kami," sambungnya berharap. 

Selain Masjid Simpang Lhee, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I juga terus melaksanakan pengeboran sumur bor di berbagai lokasi lainnya di Aceh Tamiang.

BACA JUGA:Kulit Masih Terlihat Lelah dan Skincare Mahal? Ini Perawatan dari Dalam untuk Cegah Penuaan Dini

Di Kantor Camat Kuala Simpang, pengeboran telah mencapai kedalaman 86 meter dari rencana 100 meter. 

Hasil kajian menunjukkan potensi akuifer berada pada kedalaman 23–35 meter dan di atas 150 meter, sehingga saat ini dilakukan persiapan konstruksi lanjutan sebagai pendukung sumur bor. 

Di Masjid Al Ikhlas, Gampong Sukajadi, Kecamatan Banda Mulia, pengeboran telah mencapai kedalaman 76 meter dengan potensi akuifer pada rentang 39–78 meter.

Lokasi ini diproyeksikan menjadi sumber air bersih bagi jamaah dan warga sekitar.

Selanjutnya, pengeboran di Kantor Datok Gampong Menanggini, Kecamatan Karang Baru saat ini baru mencapai tahap pilot hole sedalam 25 meter dari rencana 60 meter.

Pekerjaan sempat terkendala akibat kerusakan gearbox alat bor dan sudah dalam proses penanganan teknis.

BACA JUGA:Daftar Ruas Jalan Terdampak Genangan Air Akibat Hujan Deras Sejak Pagi di Jakarta, BSD City-Percetakan Negara

Di Pesantren Darul Mukhlisin, Kecamatan Karang Baru, pengeboran pilot hole telah mencapai kedalaman 96 meter dari target 100 meter. 

Lokasi ini memiliki potensi akuifer di beberapa lapisan, yakni pada kedalaman 8–19 meter, 28–39 meter, serta di atas 98 meter, sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren.

Untuk fasilitas pendidikan, pengeboran juga dilakukan di TK Nurul Ikhlas Telaga Meuku II Sidomulyo, Kecamatan Banda Mulia.

Pilot hole telah mencapai kedalaman 82 meter dan saat ini memasuki tahap persiapan konstruksi sumur.

Di wilayah Desa Matang Teupah, Kecamatan Bendahara, pengeboran pilot hole telah mencapai kedalaman 100 meter sesuai rencana dengan potensi akuifer pada kedalaman 39–78 meter dan 78–92 meter. Saat ini pekerjaan dilanjutkan ke tahap konstruksi sumur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads