Hujan Sejak Deras Pagi, Dua RT di Cilandak Timur Terendam Banjir

Hujan Sejak Deras Pagi, Dua RT di Cilandak Timur Terendam Banjir

Hingga saat ini tampak petugas BPBD DKI Jakarta bersama PPSU tetap disiagakan di lokasi, dengan melakukan pemantauan dan bersiaga mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut, sementara warga bebera-Disway/Fajar Ilman-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta.

Salah satunya di Jalan Nis, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Sedikitnya 2 RT diwilayah ini terendam banjir.

BACA JUGA:Komunitas QJRiders Indonesia Chapter Jakarta Resmi Berdiri, Perkuat Kebersamaan dan Solidaritas

BACA JUGA:Bogor Mendung, Cek Update Status Ketinggian Air di Bendung Katulampa

Banjir setinggi hampir semeter merendam ratusan rumah diwilayah ini. Salah satu warga mangaku volume air menggenangi wilayah sejak pukul 08.00 pagi. 

"Pagi sekitar jam 8 tadi masuk rumah sebagian," katanya.

Sementara itu, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Cilandak Timur, Hendro, mengatakan ketinggian air mulai meningkat sekitar pukul 07.45 WIB. 

Luapan anak kali krukut dengan cepat menggenangi permukiman warga di kawasan tersebut.

BACA JUGA:War is Over! Jessica Jung Nyanyikan 6 Lagu SNSD di Konser Solo Reflection, Viral di Medsos hingga Fans Terkejut

BACA JUGA:Update Klasemen Proliga 2026 Pekan 1 di Pontianak, Bhayangkara Presisi dan Popsivo Duduki Peringkat Teratas

"Banjir sejak pagi tadi. Sedikitnya ada dua RT yang terdampak di kawasan ini, dengan ketinggian air mencapai sekitar 90 sentimeter," ujar Hendro di lokasi.

Akibat banjir ini, aktivitas warga terganggu. Adapun kegiatan sekolah internasional yang berada diwilayah ini terganggu.

Tampak, Slsejumlah anak sekolah tidak dapat melintas karena akses jalan terendam air. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir sudah mulai surut. Tampak petugas Suku Dinas SDA sedang melakukan pemompaan untuk mengurangi debit air yang menggenangi wilayah tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads