Ribut Sesama Pedagang Cilok di Kembangan, Satu Orang Ditikam hingga Berlumur Darah

Ribut Sesama Pedagang Cilok di Kembangan, Satu Orang Ditikam hingga Berlumur Darah

Dua pegang cilok terlibat keributan di Jalan B, Basmol, Kembangan Utara, Jakarta Barat, hingga salah satu korban mengalami luka parah-Instagram kembangan.info-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Seorang pedagang cilok dianiaya rekan sejawatnya hingga mengalami luka berat di kawasan Basmol, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa, 13 Januari 2026.

Kapolsek Kembangan Kompol Mochammad Taufik mengatakan bahwa keduanya merupakan pedagang cilok dan bekerja pada bos yang sama.

BACA JUGA:Kapan Long Weekend Isra Miraj 2026? Catat Tanggalnya Sesuai SKB 3 Menteri

BACA JUGA:John Herdman Diberi Kewenangan Penuh Pilih Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Ini Penjelasan Ketua BTN

"Korban sudah ditangani di RSUD Cengkareng," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa.

Dia menepis isu yang beredar di sosial media yang menyebut korban merupakan korban pembunuhan. Sejatinya hanyalah penganiayaan.

"Penganiayaan ya, mas. Korban masih selamat," tuturnya.

BACA JUGA:Viral Pak Ogah Tutup Exit Tol Rawa Buaya Pakai Rantai, Gak Dibuka Sebelum Diberi Uang!

Hingga saat ini polisi masih di lapangan dan di RSUD Cengkareng guna memastikan penyebab terjadinya penganiayaan tersebut.

"Anggota masih dilapangan dan di RSUD Cengkareng," tukasnya.

Sebelumnya sosial media digemparkan oleh salah satu postingan Instagram yang menampilkan korban sedang dibawa ke Mobil Ambulans, dengan caption korban pembunuhan.

"Min di Basmol ada korban pembunuhan di kontrakan nenek saya, yg ngontrak merupakan kryawan cilok yang ngontrak persis di belakang rumah saya," tulis keterangan pada Instagram @kembangan.info

BACA JUGA:Korban Kelas Kripto Timothy Ronald Diperiksa Polda Metro, Ngaku Rugi Rp3 Miliar!

Pada positingan itu, diceritakan bahwa diduga motif dari pembunuha itu dikarenakan dendam lantaran rekannya sering memarahi korban.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads