Xabi Alonso Curhat Usai Dipecat Real Madrid, Kehilangan Kendali Diruang Ganti

Xabi Alonso Curhat Usai Dipecat Real Madrid, Kehilangan Kendali Diruang Ganti

Xabi Alonso akhirnya angkat bicara usai dipecat dari Real Madrid, dan menyusul kekalahan di Piala Super Spanyol dari Barcelona serta konflik berkepanjangan dari Kylian Mbappe-Tangkapan Layar Instagram@xavialonso-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Xabi Alonso akhirnya angkat bicara usai dipecat dari Real Madrid, dan menyusul kekalahan di Piala Super Spanyol dari Barcelona serta konflik berkepanjangan dari Kylian Mbappe.

Alonso hanya menjabat 7 bulan sebagai pelatih Los Blancos, dan akhirnya dipecat usai hasil buruk di beberapa pertandiangn di La Liga.

Meski mantan pemain Liverpool tersebut telah mebgalami kesuksesan yang besar di Bayer Leverkusen, ia akhirnya tak mampu menaan tekanan besar di Real Madrid dan resmi dipecat setelah 7 bulan menjabat.

BACA JUGA:Piala Super Spanyol 2026: Ini Jumlah Cuan Fantastis Barcelona Usai Kalahkan Real Madrid di Final

BACA JUGA:Bukan Sembarangan! Wonderkid Barcelona Promosi ke Tim Utama, Diberi Nomor Peninggalan Messi

Puncaknya terjadi setelah kekalahan 3-4 melawan Barcelona di final Supercopa de Espana.

Keretakan internal terungkap di lapangan ketika bintang Kylian Mbappe secara terbuka menentang permintaan Alonso untuk membentuk barisan kehormatan bagi tim lawan .

Sumber internal mengindikasikan bahwa Alonso telah "kehilangan kendali atas ruang ganti" sejak awal dan sering berselisih dengan pemain kunci seperti Vinicius Junior dan Presiden Florentino Perez.

Dalam pesan perpisahannya di Instagram, Alonso mengungkapkan penyesalannya.

“Fase profesional ini telah berakhir dan tidak berjalan seperti yang kami harapkan. Memimpin Real Madrid adalah suatu kehormatan dan tanggung jawab besar. Saya pergi dengan rasa hormat, terima kasih, dan bangga karena telah memberikan yang terbaik."

BACA JUGA:Jude Bellingham Menggila, Kylian Mbappe Samai Rekor Ronaldo Saat Real Madrid Tekuk Sevilla

BACA JUGA:Kylian Mbappe Sebabkan Skandal di Real Madrid

Dalam 34 pertandingan yang ia pimpin bersama "Los Blancos," ia meraih 24 kemenangan, tetapi kekalahan melawan Liverpool dan Man City di Liga Champions sangat mengguncang kepercayaan manajemen klub.

Segera setelah memecat Alonso, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa, pelatih Castilla dan mantan rekan setim Alonso sebagai penggantinya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads