Bobotoh dan Bonek Jadi Alasan Bang Yos Bangun Monorel Mangkrak di Senayan

Bobotoh dan Bonek Jadi Alasan Bang Yos Bangun Monorel Mangkrak di Senayan

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso alias Bang Yos menerangkan alasan dirinya membangun monorel rute Senayan agar Bonek dan Bobotoh tidak melalui jalan raya saat tandang ke Jakarta-disway.id/Cahyono-

"Ini dirancang secara terintegrasi, jalurnya ada masing-masing tetapi terintegrasi sehingga rakyat Jakarta dan sekitarnya dari titik mana mau ke mana pasti dapat transportasi makro," terangnya.

Namun kala itu kesulitan mencari investor untuk membangun Monorel karena Indonesia masih mengalami krisis ekonomi dampak kerusuhan 98.

Sehingga Bang Yos pun memilih membangun Transjakarta terlebih dahulu karena tidak membutuhkan investor.

BACA JUGA:Penumpang Disabilitas Jatuh ke Got di Halte Transjakarta, Pramono: Saya Akan Tegur Jajaran Direksi!

BACA JUGA:Jakarta Diprediksi Hujan Ekstrem Sepekan ke Depan, Pramono Gelar Modifikasi Cuaca 5 Hari

Berjalannya waktu, di tahun 2024, Presiden Megawati Soekarnoputeri mencanangkan proyek monorel setelah mendapatkan investor dari China.

"2004 dicanangkan oleh Presiden Megawati. Artinya saat dicanangkan Presiden itu berarti segala sesuatunya itu sudah ada gitu, rencananya jelas, investornya juga ada dari China," terangnya.

Namun setelah masa jabatan Bang Yos sebagai Gubernur Jakarta habis di 2007, megaproyek itupun tidak dilanjutkan oleh gubernur penerusnya.

Bang Yos mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan gubernur penggantinya tidak mau melanjutkan proyek monorel dan dibiarkan mangkrak begitu saja.

"Tentu Gubernur waktu itu punya alasan yang saya tidak tahu," ujarnya.

BACA JUGA:Penusukan Pedagang Cilok di Kembangan, Lumuran Darah Masih Berceceran di TKP

BACA JUGA:Banjir Rendam 23 Desa di Pandeglang, Ketinggian Air Tembus 1 Meter

Sejak saat itu kata Bang Yos, proyek monorel yang mangkrak selalu menjadi beban pikirannya.

Dia bersyukur, di era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tiang monorel yang terbengkalai selama hampir 22 tahun akhirnya dibongkar.

Proyek pembongkaran 109 tiang monorel di Jalan HR. Rasuna Said tersebut resmi dimulai pada Rabu, 14 Januari 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads