Piala Dunia FIFA 2026 Makin Dekat, Donald Trump Beri 'Tantangan Besar' ke Tim Peserta
Donald Trump dan Bayang-Bayang Politik di Piala Dunia 2026-Instagram/Donald Trump-
JAKARTA, DISWAY.ID - Hitungan mundur menuju Piala Dunia FIFA 2026 resmi dimulai. Enam bulan jelang kick-off, atmosfer menuju ajang sepak bola terbesar di dunia ini kian terasa.
Turnamen yang akan berlangsung selama lebih dari satu bulan ini tak hanya menjanjikan pesta olahraga, tetapi juga menghadirkan beragam tantangan, mulai dari isu politik, perjalanan internasional, hingga harga tiket yang menuai perdebatan.
Piala Dunia FIFA 2026 menjadi momen bersejarah karena kembali digelar di Amerika Serikat setelah terakhir kali berlangsung pada 1994.
Bedanya, kali ini AS tidak berdiri sendiri. Dua negara tetangganya, Kanada dan Meksiko, ikut berbagi peran sebagai tuan rumah.
Meski demikian, Amerika Serikat tetap memegang peranan utama dengan menggelar sebagian besar pertandingan, termasuk laga final.
BACA JUGA:FIFA Ingatkan Risiko Kebijakan Visa Donald Trump Jelang Piala Dunia 2026, Tiket Bukan Lagi Jaminan!
Turnamen Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah. Untuk pertama kalinya, 48 tim nasional akan berpartisipasi, meningkat signifikan dari format 32 tim yang digunakan sejak 1998 hingga 2022.
Turnamen dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026, menjadikannya pesta sepak bola global yang lebih panjang, lebih padat, dan menjangkau lebih banyak negara dari berbagai konfederasi.
Amerika Serikat juga bukan kali pertama menjadi tuan rumah ajang sepak bola bergengsi dalam waktu berdekatan.
Pada musim panas lalu, FIFA menggelar Piala Dunia Antarklub dengan format 32 tim di negara tersebut, yang berakhir dengan kemenangan Chelsea atas Paris Saint-Germain di Stadion MetLife, New Jersey.
BACA JUGA:Detik-detik Penangkapan Presiden Venezuela Nicholas Maduro Versi Donald Trump
Donald Trump dan Bayang-Bayang Politik di Piala Dunia 2026
Persiapan Piala Dunia 2026 tak lepas dari dinamika politik Amerika Serikat.
Presiden Donald Trump, yang kembali menjabat untuk periode kedua, menjadi sosok sentral dalam berbagai diskusi terkait turnamen ini.
Meski AS bukan satu-satunya tuan rumah, kebijakan pemerintahan Trump kerap dikaitkan langsung dengan pelaksanaan Piala Dunia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: