Waspada Storm Surge! Aktivitas Nelayan di Selatan Bali Harus Dihentikan, Ini Dampak Bahayanya
Pola Cuaca Bisa Memicu Storm Surge dan Banjir Pesisir Parah-nikitabuida-Freepik
JAKARTA, DISWAY.ID - Masyarakat pesisir diminta untuk meningkatkan kewaspadaan karena adanya potensi tinggi terjadinya storm surge (gelombang pasang akibat badai) terpantau di wilayah perairan selatan Bali.
Gelombang badai tengah diprediksi akan berdampak luas hingga perairan selatan Jawa Timur, Lombok, Sumbawa, dan Sumba.
Kondisi ini dipicu oleh pengaruh badai tropis di perairan selatan Indonesia yang menyebabkan peningkatan tinggi gelombang, arus laut kuat, serta pasang air laut yang berisiko membahayakan aktivitas di laut.
BACA JUGA:Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter Hantam Perairan Indonesia Hari ini 13 Januari 2026
Nelayan dan Aktivitas Pelayaran Diminta Ditunda
Sebagai langkah antisipasi, nelayan, kapal kecil, serta aktivitas pelayaran di wilayah selatan Jatim–Bali–Lombok–Sumbawa–Sumba disarankan untuk menghentikan sementara kegiatan melaut.
Masyarakat pesisir diminta menunggu setidaknya 24 jam ke depan, hingga kondisi cuaca dan gelombang laut dinyatakan lebih aman.
Harapannya, badai tropis akan melemah dan bergerak menjauh ke arah selatan, sehingga risiko storm surge dapat berkurang.
Keselamatan Jadi Prioritas Utama
Storm surge dikenal sebagai salah satu fenomena laut paling berbahaya karena dapat menyebabkan:
- Gelombang tinggi secara tiba-tiba
- Banjir rob di wilayah pesisir
- Kerusakan perahu nelayan dan fasilitas pantai
- Risiko tinggi kecelakaan laut
Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak memaksakan diri untuk melaut, memantau informasi cuaca terkini, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang dan instansi terkait.
Bagaimana Pola Cuaca Membentuk dan Memperparah Gelombang Badai (Storm Surge)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: