Soal 23 Prajurit TNI AL Tertimbun Longsor Cisarua, Basarnas dan Kodam Siliwangi akan Telusuri

Soal 23 Prajurit TNI AL Tertimbun Longsor Cisarua, Basarnas dan Kodam Siliwangi akan Telusuri

Basarnas dan TNI menelusuri kebenaran 23 Prajurit TNI AL yang diduga menjadi korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat -Dok. Basarnas-

BANDUNG, DISWAY.ID - Basarnas dan TNI menelusuri kebenaran 23 Prajurit TNI AL yang diduga menjadi korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. 

Dalam pesan berantai yang diterima Disway.id, terdapat 23 anggota TNI yang ikut hilang dalam peristiwa tanah longsor di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

BACA JUGA:Lucky Widja Vokalis Band Element Tutup Usia, Sederet Musisi dan Rekan Artis Ucapkan Belasungkawa

BACA JUGA:API Laporkan Komika Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Banten Soal Mens Rea!

Merespons hal ini, Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin mengatakan, hingga kini pihaknya belum bisa memastikan kabar tersebut.

Namun, pihaknya bersama Tim SAR Gabungan masih melakukan konfirmasi di lapangan.

"Masih didalami kemungkinan adanya anggota TNI baik AD ataupun AL seperti yang kemarin yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali," kata Mahmuddin, Senin, 26 Januari 2026. 

Senada dengan hal itu, Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo memimpin jalannya briefing operasi SAR pada hari ketiga. 

BACA JUGA:Lucky Widja Element Meninggal karena Sakit, Pongki Barata Jikustik Unggah Foto Kenangan

BACA JUGA:Peduli Lingkungan Sejak Dini, HARRIS Puri Mansion dan Oakwood PIK Gelar Edukasi Mangrove

Yudhi menyatakan bahwa hari ini tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/POLRI, Kementrian PU, BNPB, Kementrian Kesehatan, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Relawan dan Komunitas SAR bersinergi melaksanakan pencarian dengan berbagai metode, mulai dari manual, alkon, hingga penggunaan alat berat. 

"Hari ini Kita fokuskan membagi tim menjadi 2 sektor, yakni sektor A di bagian Timur dan sektor B di bagian barat Ds. Pasirlangu, hari ini kami memiliki penambahan kekuatan personel dari Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Jogja, Kantor SAR Cilacap dan juga potensi SAR dan relawan dari berbagai organisasi," kata Yudhi. 

Pihaknya juga akan mengerahkan 9 excavator untuk mempermudah evakuasi korban yang mencapai 80 orang. 

"Untuk pencarian menggunakan alat berat, hari ini ada 9 excavator yang akan digerakkan untuk melaksanakan pencarian" lanjutnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads