Liburan ke Labuan Bajo Makin Nyaman dengan Gerakan Wisata Bebas Sampah
Endress+Hauser Indonesia memperkuat komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui inisiatif bertajuk “Empowering Communities for Better Waste Management” yang dilaksanakan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.--istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Labuan Bajo tak hanya menawarkan panorama laut biru dan pulau-pulau eksotis, tetapi kini juga bergerak menuju destinasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Upaya mewujudkan wisata Labuan Bajo bebas sampah mulai terlihat melalui gerakan pengelolaan sampah berbasis komunitas yang melibatkan warga lokal.
Dengan langkah sederhana dari rumah tangga hingga fasilitas umum, Labuan Bajo perlahan membangun ekosistem pariwisata yang tak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman dan bertanggung jawab bagi wisatawan.

Mulai dari bahari hingga darat, Labuan Bajo menawarkan pengalaman berwisata yang apik dan memorable. -iStock-
BACA JUGA:Tim SAR Kembali Temukan Satu Jasad Anak Pelatih Valencia yang Tenggelam di Labuan Bajo
Endress+Hauser Indonesia memperkuat komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui inisiatif bertajuk “Empowering Communities for Better Waste Management” yang dilaksanakan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Dalam kegiatan ini, Endress+Hauser Indonesia menyerahkan 120 unit tong sampah kepada Vincensius Gande S.Pd., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat.
Jumlah tong sampah tersebut merepresentasikan jumlah karyawan Endress+Hauser Indonesia, sebagai simbol keterlibatan dan komitmen kolektif perusahaan terhadap pelestarian lingkungan.
Vincensius Gande menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan salah satu prioritas utama di Labuan Bajo, mengingat Manggarai Barat telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
“Sampah masih menjadi salah satu isu utama di Labuan Bajo. Sebagai kawasan pariwisata nasional, kebersihan lingkungan sangat menentukan keberlanjutan pariwisata dan kualitas hidup masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kami mengapresiasi dukungan Endress+Hauser Indonesia yang sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat program pengelolaan sampah berbasis komunitas.” ujarnya.
Sebagai bagian dari program berkelanjutan ini, Endress+Hauser Indonesia menunjuk PT Inovasi Gerakan Masyarakat (INGRAM) sebagai mitra pelaksana.
INGRAM merupakan organisasi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan berbasis komunitas dengan pendekatan praktis dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Kemenpar Pastikan Pendampingan dan Koordinasi Intensif Pasca Insiden Kapal Wisata di Labuan Bajo
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: