UMKM Sumatera Terdampak Bencana Mulai Bangkit Lewat Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop

UMKM Sumatera Terdampak Bencana Mulai Bangkit Lewat Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop

Menteri UMKM Maman Abdurrahman--Fajar Ilman

JAKARTA, DISWAY.ID - Guna memastikan kelancaran UMKM di wilayah yang terdampak bencana mendapat akses pasar.

Seperti produk asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Kementerian UMKM berkolaborasi dengan platform e-commerce menghadirkan layanan belanja online khusus, dengan bentuk fitur landing page UMKM Bangkit melalui Shopee, Tokopedia & TikTok Shop, serta Lazada.

BACA JUGA:SPPG Tidak Boleh Menolak Pasokan UMKM, Petani dan Peternak Kecil

"Lewat layanan belanja produk, kita pasarkan produk-produk dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar masyarakat bisa beli sehingga menggerakkan ekonomi daerah terdampak bencana," kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Jakarta, Senin 26 Januari 2026.

Maman menjelaskan bahwa sebanyak 34.030 UMKM di tiga provinsi yang terdampak bencana membutuhkan bantuan pembiayaan, alat produksi, atau pemasaran produk. 

Adapun sekitar 3.018 UMKM sulit mendapat akses pasar sehingga banyak produknya yang menumpuk dan menghambat perekonomian mereka. 

BACA JUGA:KUR BSI 2026 Siapkan Modal UMKM hingga Rp300 Juta, Cicilan Ringan Sampai 5 Tahun!

Selain promosi produk lewat landing page, para platform e-commerce juga akan menyediakan pelatihan bagi para UMKM terdampak bencana, serta memberikan bantuan lain seperti pembangunan fasilitas umum.

"Kita mendorong ke semua masyarakat Indonesia bantu saudara-saudara yang ada di tiga provinsi ini. Caranya tidak hanya donasi, tapi belanja produk mereka," ungkapnya.

BACA JUGA:Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global

Menteri UMKM menambahkan, landing page UMKM Bangkit akan berlangsung selama dua tahun.

Untuk itu, Kementerian UMKM mempersilakan masyarakat masuk ke landing page ini untuk membantu saudara-saudara di Sumatera dengan berbelanja produk-produk UMKM terdampak bencana.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait