Sejak Hari Pertama Bencana, PTPN IV PalmCo Konsisten Dampingi Pemulihan Aceh Tamiang

Sejak Hari Pertama Bencana, PTPN IV PalmCo Konsisten Dampingi Pemulihan Aceh Tamiang

Dua bulan setelah banjir bandang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, upaya memulihkan kehidupan warga belum berhenti.-dok disway-

Ia menyebut kolaborasi antara BUMN, pemerintah baik pusat maupun daerah, TNI Polri dan masyarakat sipil sebagai wujud nyata gotong royong.

“Ketika negara hadir bersama masyarakat, manfaatnya langsung dirasakan oleh mereka yang paling rentan.”

Konsistensi itu pula yang menjadi benang merah keterlibatan PTPN IV PalmCo sejak hari-hari pertama bencana. Jatmiko K. Santosa menegaskan, sebagai BUMN, perusahaan memiliki tanggung jawab moral untuk hadir saat masyarakat membutuhkan.

“Bagi kami sederhana. Kami punya negara, punya masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan, ya kami harus hadir,” ujar Jatmiko. Memang PTPN IV PalmCo termasuk yang pertama masuk ke Aceh Tamiang pascabanjir, jauh sebelum fase pemulihan berjalan.

Huntara Danantara sendiri berdiri di atas lahan milik PTPN seluas 5,85 hektare, dengan kapasitas sekitar 600 unit.

Selain menyiapkan lahan, perusahaan juga mendukung proses land clearing, pembangunan fasilitas umum, hingga pengamanan area.

Ke depan, penyiapan lahan serupa juga dilakukan di sejumlah titik untuk hunian sementara dan hunian tetap bagi warga yang direlokasi.

Menurut Jatmiko, pendampingan tidak berhenti pada penyediaan hunian. Integrasi sosial warga pengungsi dengan masyarakat sekitar juga menjadi perhatian. “Kami ingin saudara-saudara kita di Huntara ini menyatu dengan desa sekitar, termasuk melalui kegiatan keagamaan dan sosial,” ujarnya.

BACA JUGA:Mentan Amran: Revamping Pabrik-2 Pupuk Kaltim Dorong Efisiensi dan Ketahanan Pangan

BACA JUGA:Konsisten Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Berhasil Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun pada 118 Ribu Debitur hingga Tahun 2025

Ia memastikan perusahaan akan terus terlibat dalam proses pemulihan. “Aset dan karyawan kami juga terdampak. Jadi kami menyatu dengan warga Aceh Tamiang. Kami tidak akan bosan membantu.”

Huntara Danantara merupakan proyek kolaborasi BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia yang dikunjungi Presiden Prabowo Subianto pada 1 Januari 2026.

Di Aceh Tamiang, hunian sementara itu kini bukan hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga ruang tumbuh kembali—dengan negara yang hadir secara konsisten, dari masa darurat hingga upaya memulihkan harapan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads