Bupati Bogor Turun Tangan Tangani Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Bupati Bogor Turun Tangan Tangani Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Salah satu langkah konkret dilakukan Bupati Bogor dengan turun langsung meninjau lokasi bencana angin puting beliung di kawasan Stadion Pakansari pada Kamis malam, 12 Februari 2026-Dok. Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)-

CIBINONG, DISWAY.ID -- Bupati Bogor Rudy Susmanto respon cepat lakukan penanganan bencana yang terjadi dalam dua hari terakhir. 

Salah satu langkah konkret dilakukan Bupati Bogor dengan turun langsung meninjau lokasi bencana angin puting beliung di kawasan Stadion Pakansari pada Kamis malam, 12 Februari 2026.

Bencana yang terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari banjir hingga puting beliung, ditangani secara cepat dan terkoordinasi. 

BACA JUGA:Ngeri! Detik-detik Atap Stadion Pakansari Diterjang Angin Puting Beliung, 1 Orang Dilarikan ke RSUD Cibinong

BACA JUGA:Pesawat Smart Air Diserang di Papua, 2 Pilot Meninggal Dunia, 13 Penumpang Selamat

Di gelora Pakansari, angin puting beliung menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan sempat menutup akses jalan. 

Namun berkat respons cepat tim gabungan BPBD, Damkar, DLH, TNI, Polri, dan unsur masyarakat, akses telah kembali normal dan kondisi stadion dipastikan aman digunakan.

“Kami fokus memastikan keselamatan warga dan percepatan penanganan di lapangan. Begitu kejadian dilaporkan, seluruh jajaran langsung bergerak. Penanganan harus cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tegas Rudy Susmanto saat meninjau lokasi.

Selain di Pakansari, penanganan banjir dan normalisasi saluran air juga dilakukan di sejumlah titik, termasuk Desa Cijayanti dan wilayah terdampak lainnya. 

Pendataan rumah warga yang terdampak terus berlangsung untuk memastikan bantuan dan perbaikan infrastruktur segera direalisasikan.

BACA JUGA:Mengenal Festival Dandangan Kudus, Tradisi Budaya Jelang Ramadan dan Edukasi Sampah

BACA JUGA:DPP Gerindra Banten Rombak Struktur Kepengurusan, Andra Soni Beri Penjelasan Begini

Bupati Bogor juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci agar dampak bencana bisa kita tekan dan aktivitas masyarakat segera pulih,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads