Operasi SAR Longsor Pasirlangu Berlanjut: Basarnas Evakuasi 60 Jenazah, 20 Korban Masih Dicari
Selepas penemuan tersebut, tim SAR gabungan segera membaea ke posko Disaster Victim Identification (DVI) guna dilakukan proses identifikasi-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) catat telah menemukan total 60 korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Bandung, Jawa Barat.
Hal tersebut dikarenakan tim Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan terus berupaya melakukan pencarian intensif.
BACA JUGA:Menhaj Tegaskan Petugas Jadi Penentu Sukses Ibadah Haji 2026
BACA JUGA:The Egypt Majesty Dinner Resmi Diluncurkan, HARRIS Puri Mansion Tawarkan Pengalaman Ramadan Berbeda
Menurut Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan bahwa operasi SAR ini diawali dengan pengamatan secara menyeluruh perihal situasi di lapangan menggunakan teknologi drone UAV serta unit anjing pelacak (K-9).
Langkah ini dilakukan agar memastikan keamanan kawasan kerja sebelum petugas yang akan diterjunkan ke lokasi bencana.
"Setelah apel pagi dan briefing pembagian tugas, seluruh Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan ke seluruh worksite aktif sesuai hasil asesmen dan pemetaan potensi korban," jelas Syafii dalam keterangan resminya.
BACA JUGA:Don't Miss It, BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026 Siapkan Talenta Muda Profesional Masa Depan
BACA JUGA:Mensesneg Angkat Bicara soal Mundurnya Dirut BEI, Prasetyo: Tak Ada Perintah Presiden
Syafii memaparkan pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan pada Jumat, 30 Januari 2026 sampai akhirnya menemukan lima kantong jenazah (body packs).
Jenazah tersebut ditemukan oleh tim SAR gabungan di Worksite A1 dua kantong, dua bodypack di Worksite A2, dan satu bodypack di Worksite A3.
Dengan adanya tambahan ini, total korban yang telah dievakuasi mencapai 60 bodypack. Sedangkan, jumlah korban yang masih dalam pencarian diperkirakan sekitar 20 jiwa.
Selepas penemuan tersebut, tim SAR gabungan segera membaea ke posko Disaster Victim Identification (DVI) guna dilakukan proses identifikasi
BACA JUGA:Gus Yaqut Ogah Komentari Soal Penetapan Tersangka Korupsi Haji: Saya Diperiksa Sebagai Saksi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: