Profil dan Perjalanan Karier Nurul Akmal, Lifter Putri Asal Aceh yang Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu
Profil dan Perjalanan Karier Nurul Akmal, Lifter Putri Asal Aceh yang Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu.-@nurulakmal_12-Instagram
Latar belakangnya sangat sederhana, ia hanyalah perempuan yang akrab disapa amel dari pasangan petani di Desa Serba Jaman Tunong, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara.
Bakat Amel menjadi seorang lifter ini sudah muncul sejak 2010, kala itu ia masih duduk di bangku kelas satu SMA,
Di mana, pelatih angkat besi Aceh, Effendi Eria melihat poteni Nurul saat dirinya mengangkut padi di kampung halaman.
Dari sanalah, perjalanan Amel menjadi atlet angkat besi dimulai.
Sejak berlatih dengan serius, Nurul Akmal menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.
Ia sering tampil di berbagai kejuaraan nasional dan internasional.
Pada tahun 2017, ia pernah bertanding di ajang Summer Universiade di Taiwan dan berhasil menduduki posisi keenam pada nomor +90 kilogram putri.
Lalu, masih di tahun yang sama, ia meraih medali perak di Islamic Solidarity Games di Baku, Azerbaijan.
Banyaknya prestasi yang ditorehkan, akhirnya mengantarkan Amel menuju Asian Games 2018.
Saat Tes Event Asian Games 2018, lifter Aceh ini sukses meraih medali emas di kelas 75+ kilogram dengan total angkatan 250 kilogram hingga menjadi catatan terbaik di kelasnya kala itu.
Di tahun 2019, namanya pernah menorehkan prestasi dan meraih medali perunggu kelas 87+ kilogram di ajang Piala Qatar Internasional, Doha.
Karena konsistennya tersebut, membuat dirinya lolos hingga ke Olimpiade Tokyo 2020.
Ketikanya diri tampil di Olimpiade Tokyo 2020 mencatat sejarah penting dalam dunia angkat besi.
Di mana, Amel tercatat sebagai lifter putri pertama di Indonesia yang berhasil lolos ke Olimpiade di kelas berta.
Nurul juga menjadi atlet asal Aceh yang sukses tampil di Olimpiade usai penantian 33 tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: