Gejolak Cristiano Ronaldo Menguak Sisi Gelap Proyek Liga Pro Saudi
Masa depan Cristiano Ronaldo di Al Nassr sekarang benar-benar penuh tanda tanya.-Tangkapan Layar Instagram@cristiano-
Padahal Al Nassr masuk “Empat Besar” yang didanai PIF, bareng Al Hilal, Al Ahli, sama Al Ittihad, tapi tetap aja kayak paling apes di bursa transfer.
Lihat aja, Al Hilal terus bawa masuk pemain kelas dunia seperti Neymar, Mitrovic, Neves, Benzema, plus talenta muda kayak Mohamed Kader Meite.
BACA JUGA:BTN Tunjuk Nova Arianto Latih Timnas U-17 Lawan China, Kurniawan Jadi Asisten
BACA JUGA:4 Pemain Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026 Bikin John Herdman Putar Otak
Al Ahli punya Mahrez dan Firmino, dan Al Ittihad tidak mau kalah, mereka dapat Kante sama Fabinho.
Sementara itu, pemain yang sempat dikaitkan ke Al Nassr seperti Joao Felix atau Kingsley Coman nggak pernah benar-benar datang atau belum ngasih dampak penting.
Orang jadi makin yakin, PIF memang punya 'anak emas' yakni Al Hilal, klub tersukses di Arab Saudi dengan 19 gelar liga.
Deja Vu: Manchester United Lagi?
Banyak orang mulai teringat sama akhir kisah Ronaldo di Manchester United.
BACA JUGA:Negosiasi Kontrak Baru Dominik Szoboszlai di Liverpool Mandek? Fakta Baru Terungkap
BACA JUGA:Persib Bandung Usai Rekrut Kurzawa dan Dion, Kini Bidik Mauro Zijlstra?
Mrngutip Simon Stone dari BBC Sport, kepribadian Ronaldo memang bikin konflik begini susah dihindari.
"Fans Manchester United tahu banget, kalau Ronaldo udah ambil keputusan, dia nggak peduli konsekuensinya," tulis Stone.
Ronaldo cabut dari Old Trafford tahun 2022, habis terang-terangan mengkritik fasilitas klub sama manajer Erik ten Hag.
Itu jadi bukti dia tipe yang tegas, bahkan berani konfrontasi kalau udah nggak sreg.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: