84 Penerima Beasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal Terbang ke Mesir, Ini Pesan Menag

84 Penerima Beasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal Terbang ke Mesir, Ini Pesan Menag

Menag Nasaruddin Umar melepas 84 mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) untuk mengikuti short course ke Mesir-Dok Kemenag-

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melepas 84 mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) untuk mengikuti short course ke Mesir.

Pengiriman kader ulama ke Mesir bukan sekadar program pendidikan, melainkan investasi negara dalam penguatan ilmu pengetahuan, riset, dan kualitas ulama masa depan.

“Kalian adalah harapan masa depan kami, masa depan bangsa, dan masa depan umat,” ujar Menag Nasaruddin Umar saat melepas 84 penerima Beasiswa Pendidikan Kader Ulama di Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA:Muchlis M Hanafi Wakili Indonesia di Forum Internasional Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Irak

BACA JUGA:Cek Informasi Cuaca Jakarta Hari ini Rabu, 4 Februari 2026: Waspada Jaksel dan Jaktim Hujan Deras!

Menag menjelaskan bahwa para kader ulama mendapatkan dukungan beasiswa secara komprehensif.

Menurutnya, terdapat peluang tambahan berupa pembiayaan riset internasional bagi peserta yang mampu mengembangkan penelitian berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Ini bukan hanya belajar, tetapi juga kesempatan untuk riset, mengikuti seminar internasional, konferensi, dan pengembangan akademik yang lebih luas. Banyak ruang yang bisa dimanfaatkan, jangan disia-siakan,” tambah Menag.

Menag mendorong para kader ulama untuk berani mengambil topik riset yang menarik, aktual, dan memiliki kebaruan.

Menurut Menag, riset yang kuat dan berbeda akan membuka peluang pengakuan akademik di tingkat global, sekaligus mengangkat nama Indonesia di dunia keilmuan Islam internasional.

BACA JUGA:Pengamat Minta Pemilihan Pimpinan Merger 3 Anak Usaha Pertamina Dilakukan Secara Hati-hati

BACA JUGA:Berzakat Itu Kalcer! Cara Dompet Dhuafa Sambut Ramadan 1447 H

Menag juga mengingatkan pentingnya etos akademik dan manajemen waktu selama mengikuti short course di Mesir.

Menag meminta para peserta memaksimalkan akses perpustakaan, literatur klasik, serta sumber-sumber ilmiah yang melimpah di sana.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads