Denada Bolak-balik Rawat Anak di Singapura, Akui Ingin Bertemu Ressa

Denada Bolak-balik Rawat Anak di Singapura, Akui Ingin Bertemu Ressa

Denada Tambunan melalui kuasa hukumnya mengaku harus bolak-balik rawat anak di Singapura. Hal ini yang membuat agenda pertemuannya dengan Ressa Rosano tertunda.-Instagram-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Denada Tambunan hingga kini belum juga bertemu dengan Ressa Rizky Rosano, meski telah mengonfirmasi dan mengakui statusnya sebagai anak kandung.

Kondisi tersebut akhirnya dijelaskan oleh kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, yang menegaskan bahwa kliennya memiliki alasan kuat di balik tertundanya pertemuan tersebut.

Iqbal mengatakan, Denada sebenarnya sangat ingin bertemu dengan Ressa, terlebih setelah dirinya digugat senilai Rp7 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Namun, keinginan itu belum bisa terwujud karena Denada harus membagi waktu antara Jakarta dan Singapura demi anak perempuannya, Aisha Aurum.

“Mbak Dena lagi di Singapura, merawat dan bertemu anaknya yang sakit karena ada kontrol,” ujar Muhammad Iqbal saat ditemui pada 9 Februari 2026.

Menurut Iqbal, sejak beberapa waktu terakhir Denada memang kerap bolak-balik Jakarta–Singapura. Fokus utamanya adalah mendampingi Aisha yang masih menjalani perawatan lanjutan usai pengobatan leukemia.

“Iya, karena masih merawat anaknya yang sakit itu. Ada kepentingan yang patut didahulukan,” katanya.

Meski demikian, Iqbal menegaskan bahwa Denada sama sekali tidak menutup diri untuk bertemu Ressa dan pihak keluarga. Denada justru berharap pertemuan tersebut bisa berlangsung secara kekeluargaan, tanpa tekanan maupun campur tangan pihak luar.

“Ya semua pihak kan ingin ketemu. Cuma 'kan enggak pengen ada intervensi dari pihak luar atau terpengaruh sama apa pun. Yang penting niatnya baik,” ungkap Iqbal.

Iqbal memperkirakan, momen pertemuan antara Denada dan Ressa berpeluang terjadi dalam waktu dekat, tepatnya pada bulan suci Ramadan. Denada disebut akan segera kembali ke Jakarta setelah menyelesaikan agenda perawatan anaknya di Singapura.

Namun sebelum pertemuan itu terwujud, Iqbal berharap Ressa dan tim kuasa hukumnya dapat mempertimbangkan untuk mencabut gugatan terhadap Denada di PN Banyuwangi.

Menurutnya, langkah tersebut akan membuka ruang dialog yang lebih tenang dan bermartabat.

“Itu kan momen yang tepat, Ramadan. Makanya saya sempat menyarankan, ‘Sudah, Resa, cabut saja. Ini ibumu.’ Kalau bagi saya, orang tua itu jimat. Kalau kita memuliakan orang tua, insyaallah hidup kita juga akan dimuliakan oleh Allah,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads