Tak Boleh Rugi, Prabowo Tekankan Negosiasi Dagang dengan AS Untungkan Nasional
Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia dalam perundingan ekonomi harus menjadi yang terbaik dan paling menguntungkan bagi perekonomian nasional. -Setkab-
BACA JUGA:Kejagung Tegaskan Hoaks! Tak Ada Temuan Uang Rp920 Miliar di Rumah Pejabat Pajak Saat Penggeledahan
Langkah itu dinilai penting agar Indonesia tidak sekadar menjadi pasar. Indonesia harus masuk dalam sistem produksi global, termasuk sektor manufaktur dan industri strategis.
Untuk itu, Presiden Prabowo menekankan pendekatan cepat dan terukur kepada jajaran menteri ekonomi.
Hasil perundingan harus berdampak pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan kapasitas industri, serta penciptaan nilai tambah di dalam negeri.
"Pertemuan membicarakan terkait update perundingan Indonesia-Amerika dan disampaikan Bapak Presiden rencananya akan hadir di Amerika Serikat pada tanggal 19.
“Di sekitar tanggal tersebut, rencananya akan dilaksanakan penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART)," ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto.
BACA JUGA:Penjualan Melejit di IIMS 2026, Wahana Honda Bukukan 500 Unit Lebih
BACA JUGA:Puasa Ramadan Mulai Kapan di Arab Saudi? Tanggal 18 Februari atau 19 Februari
Jubir Kemenko Haryo Limanseto menambahkan, rangkaian kegiatan juga akan mencakup pertemuan bisnis dan investasi antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat, sebagai bagian dari rangkaian acara Penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden AS Donald Trump.
Dijelaskan, secara substansi negosiasi tarif telah rampung dan kedua negara telah menyelesaikan proses harmonisasi bahasa hukum (legal drafting).
Dalam kerangka kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk bagi sebagian besar produk asal Amerika Serikat.
Sementara itu, Amerika Serikat menurunkan tarif resiprokal atas produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen, serta memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia, termasuk minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao.
BACA JUGA:Firdaus Cahyadi Soroti Risiko Ekologi dan Politik PLTN, Ingatkan Bahaya di Kawasan Ring of Fire
BACA JUGA:Arti Telapak Tangan Kiri Merasa Gatal, Benarkah Mau Dapat Uang?
Selain agenda perdagangan, kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat juga mencakup partisipasi dalam KTT Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: