IKASI Tempa Atlet Anggar Jelang Kejuaraan Kadet Asia
Ketua Umum Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI), Amir Yanto sebut tak gentar menghadapi sejumlah negara kuat di Kejuaraan Junior Kadet Asia 2026-Disway.id/Dimas Rafi-
Sebelum berangkat ke kejuaraan, Emilia dan tim telah menjalani program latihan jangka panjang yang mencakup fisik dan teknik.
Latihan fisik dilakukan setiap hari untuk menjaga daya tahan, sementara penguatan teknik menjadi fokus utama karena dinilai sangat menentukan dalam pertandingan anggar.
Terkait persaingan di level Asia, Emilia mengakui kualitas lawan sangat berkualitas. Negara-negara seperti Jepang, Korea, dan China disebutnya memiliki standar permainan yang sangat kuat.
"Kalau menurut saya persaingan di sini sangat ketat ya, apalagi negara seperti Jepang, Korea, China itu sangat tinggi levelnya," katanya.
BACA JUGA:Pasutri yang Rampas Ayla dan Jerat Leher Korban di Tol Tangerang Ditangkap!
Meski menghadapi lawan tangguh, tim Indonesia tetap memiliki ambisi besar. Selain meningkatkan teknik, mereka juga memaksimalkan daya tahan tubuh, terlebih saat ini para atlet tengah menjalani ibadah puasa.
Menjaga endurance menjadi perhatian utama agar performa tetap stabil saat bertanding. Untuk target pribadi, Emilia berharap dapat mempersembahkan medali bagi Indonesia.
"Targetnya semoga bisa bawa medali lah, apapun itu, satu, dua, tiga, semoga bisa bawa medali," pungkas dia.
Kejuaraan ini bukan pengalaman pertamanya di level regional. Sebelumnya, Emilia pernah tampil Islamic Solidarity Games (ISG) di Riyadh 2025 dengan raihan perunggu. Sedangkan kejuaraan ASEAN Senior di Bali, ia berhasil menembus babak 64 besar.
Dengan bekal pengalaman dan persiapan matang, Emilia optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing di tengah ketatnya persaingan anggar Asia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: