Agung Sedayu Group Dukung Pemberdayaan Perempuan Lewat Women Support Woman 3.0

Agung Sedayu Group Dukung Pemberdayaan Perempuan Lewat Women Support Woman 3.0

Agung Sedayu Group Dukung Pemberdayaan Perempuan Lewat Women Support Woman 3.0 di Masjid Al-Ikhlas PIK-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Agung Sedayu Group (ASG) melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR di Momen Ramadan 1447 Hijriah.

ASG menyelenggarakan Women Support Woman 3.0 di Masjid Al-Ikhlas PIK dengan mengusung tema “Independence, Career, and Personal Branding — Empowering Every Woman to Be Her Best".

BACA JUGA:Dijuluki Masjid Robin Hood, Masjid Tertua di Kebayoran Lama Ini Dulunya Tempat Ngumpul Para Jawara!

BACA JUGA:BRIN Prediksi Perayaan Idul Fitri 2026 Berpotensi Berbeda: Kemungkinan 1 Syawal 21 Maret

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan pemberdayaan perempuan dalam membangun kemandirian serta kepercayaan diri.

Women Support Woman 3.0 menghadirkan Ketua TP-PKK Kabupaten Tangerang, Ibu Rismawati Maesyal Rasyid, serta figur publik inspiratif Asri Welas dan Paula Verhoeven, yang berbagi pengalaman mengenai perjalanan hidup, tantangan karier, serta pentingnya menjaga nilai dan integritas sebagai perempuan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ibu Evelina Setiawan, Perwakilan Owner Agung Sedayu Group, yang menegaskan bahwa pembangunan kawasan PIK  tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia dan nilai sosial.

“Sebagai pengembang kawasan, kami percaya bahwa tanggung jawab kami tidak berhenti pada pembangunan fisik. Kami ingin menghadirkan ruang-ruang yang menguatkan nilai, kebersamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Ketika perempuan berdaya, keluarga menjadi kuat dan komunitas akan ikut berkembang,” ujar Evelina Setiawan, Minggu, 22 Februari 2026.

Melalui pendekatan dialog yang hangat dan reflektif, Women Support Woman 3.0 membahas tiga pilar utama, yaitu kemandirian (independence), perjalanan karier (career), serta personal branding yang autentik. Diskusi ini menekankan bahwa perempuan dapat bertumbuh secara profesional tanpa kehilangan identitas dan nilai yang diyakini.

BACA JUGA:Orang Tua Senang Anaknya Bersekolah di Sekolah Rakyat: Banyak Perubahan

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Tangerang, Ibu Rismawati Maesyal Rasyid, menekankan pentingnya solidaritas antar perempuan dalam menghadapi dinamika kehidupan modern.

“Perempuan memiliki peran besar dalam keluarga dan masyarakat. Melalui ruang seperti ini, kita belajar bahwa kemandirian bukan berarti berjalan sendiri, tetapi memiliki keyakinan dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Dalam sesi talkshow, Asri Welas menekankan pentingnya berdamai dengan proses hidup.

“Perempuan tidak harus sempurna untuk menjadi kuat. Kita belajar menerima proses dan tetap berdiri dengan nilai yang kita pegang,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads