Dukung Pembangunan Ekosistem Keuangan, BI-OJK Hadirkan Program Pelatihan DIGDAYA x HACKATHON 2026

Dukung Pembangunan Ekosistem Keuangan, BI-OJK Hadirkan Program Pelatihan DIGDAYA x HACKATHON 2026

Bank Indonesia (BI) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah sukses melakukan soft launching program pelatihan Hackathon, dan pengembangan talenta digital (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya-Digdaya)-Disway.id/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, DISWAY.ID - Dalam upayanya untuk membangun ekosistem inovasi digital nasional sebagai upaya dedikasi bagi negeri, Bank Indonesia (BI) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah sukses melakukan soft launching program pelatihan Hackathon, dan pengembangan talenta digital (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya-Digdaya), pada Senin, 23 Februari 2026.

Dalam acara peluncuran yang digelar di kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa penyelenggaraan program tersebut merupakan bagian dari rencana BI untuk mendorong inisiasi pengembangan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI), sebagai bagian dari rencananya untuk mengakselerasi transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD).

BACA JUGA:Archipelago Hadirkan Promo Ramadan 2026, Diskon 30 Persen hingga Paket Iftar di 124 Hotel se-Indonesia

BACA JUGA:Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data

"Kita ingin memberikan talent-talent kesempatan untuk bisa men-service office digital global. Dan kalian (peserta) akan di training oleh orang-orang pakar digital, yang membuat business digital. Dan juga bagaimana kalian bisa mempersiapkan diri untuk bangkit," ujar Perry dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Perry juga turut menambahkan bahwa penyelenggaraan program pelatihan ini sendiri juga dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi digital melalui penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan nilai bisnis berkelanjutan bagi industri.

"Tapi kalian akan di training untuk membuat Proposal visi menjadi business proposal, dan kalian melalui pelatihan kemampuan teknik, dan pelatihan talenta digitalnya," ucap Perry.

Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari program DIGDAYA x HACKATHON 2026, yang dirancang untuk melahirkan inovasi digital yang tidak hanya kreatif, tetapi juga siap diimplementasikan.

BACA JUGA:Penyebab Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir, Pramono: Sopir Ngantuk Bekerja 2 Hari

Melalui rangkaian essential, practitioner training, dan capstone project, peserta akan diperkuat dari sisi kapabilitas teknis, business understanding hingga mentoring intensif, sehingga ide inovatif dapat berkembang menjadi prototype yang matang dan produk yang implementable serta relevan dengan kebutuhan industri.

Program ini juga membuka akses business matching dan job fair, yang mempertemukan talenta digital secara langsung dengan pelaku industri, sehingga inovasi dapat bertransformasi menjadi kolaborasi dan peluang karier nyata.

Melalui kegiatan ini, peserta akan memperoleh:

1. Insight arah kebijakan dan pengembangan ekosistem digital nasional.

2. Penguatan kompetensi inovasi berbasis kebutuhan industri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads