Soroti Isu Alumni LPDP, Marwan Jafar Minta Evaluasi Tes Nasionalisme
Saat ini, tercatat sekitar 25 ribu penerima beasiswa LPDP yang menempuh pendidikan jenjang S2 dan S3, baik di dalam maupun luar negeri. -Istimewa-
BACA JUGA:Said Iqbal: Impor 105 Ribu Pikap asal India Bakal Ciptakan PHK hingga Puluhan Ribu Buruh
BACA JUGA:Eksis di Tengah Jajanan Kekinian, Jojorong Lebak Bertahan Jadi Ikon Ramadan
Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai sikap tersebut mencerminkan kurangnya rasa tanggung jawab moral terhadap negara. Ia menegaskan, Indonesia masih membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia unggul untuk mempercepat pembangunan nasional.
“Kita ini kan masih butuh orang-orang pintar lebih banyak. Yang disekolahkan ke luar negeri dalam rangka untuk balik dan membangun Republik Indonesia,” tuturnya.
Menurutny, sejak awal pihaknya berharap para penerima beasiswa LPDP dapat kembali ke tanah air dan berkontribusi dalam berbagai sektor strategis.
Bukan justru menetap di luar negeri atau bahkan mengganti kewarganegaraan. Oleh karena itu, ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem seleksi, khususnya terkait penguatan nilai nasionalisme dalam tes psikologi.
BACA JUGA:Tak Hanya Crypto, 10 Raksasa Global Kini Hadir dalam Bentuk Token Digital
BACA JUGA:1.819 Produk Indonesia Bebas Imbas Tarif Global 15%, Ini Kata Pakar
“Harusnya diperkuat betul. Kalau tidak diperkuat, mungkin jadi apapun alumni itu di sana itu sangat mungkin dipengaruhi kekuatan-kekuatan yang lain,” tambahnya.
Saat ini, tercatat sekitar 25 ribu penerima beasiswa LPDP yang menempuh pendidikan jenjang S2 dan S3, baik di dalam maupun luar negeri.
Marwan mengingatkan bahwa seluruh pembiayaan tersebut berasal dari negara dengan harapan besar agar para lulusan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.
“N K R I ini tetap begini-begini saja. Katanya banyak orang pintar tapi juga enggak maju-maju amat,” tegas Marwan, mengingatkan pentingnya komitmen kebangsaan sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: