Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP, Dorong Digitalisasi Pendidikan di Wilayah 3T
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming secara resmi melepas peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana Wakil Presiden, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta-Dok.BPMI Setwapres-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming secara resmi melepas peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana Wakil Presiden, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta.
Pelepasan ini menjadi bagian dari percepatan digitalisasi pendidikan di seluruh Indonesia, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.
Presiden memandang digitalisasi pembelajaran sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah 3T, serta daerah dengan keterbatasan layanan.
BACA JUGA:BYUR! Atap Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Jebol Usai Diguyur Hujan Deras
BACA JUGA:Pemotor Tewas Tertrabak Truk TNI di Kalideres, Polisi Militer Selidiki
Pendekatan ini diharapkan mendorong pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Wapres menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan di tengah laju perubahan zaman.
“Perkembangan teknologi sangat cepat. Karena itu, kita harus bergerak bersama untuk mengatasi kesenjangan pendidikan,” ujar Wapres Gibran Rakabuming dalam keterangan pers yang diterima Disway.id, Senin, 6 April 2026.
Lebih lanjut, Wapres mengingatkan bahwa transformasi digital harus beriringan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memberi dampak nyata.
“Pemanfaatan teknologi harus meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekonomi baru. Gunakan secara bijak dan bertanggung jawab, serta terus kembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah agar kita tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga inovator,” pintanya.
BACA JUGA:Muscab PKB Sumenep, Cucun Ingatkan Kader Jaga Amanah dan Kerja Nyata
BACA JUGA:Kereta Bangunkarta Anjok di Bumiayu, Roda Lepas dari Lokomotif
Wapres menambahkan bahwa digitalisasi pendidikan bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan perubahan cara berpikir dan cara belajar dalam menyiapkan masa depan.
Pada kesempatan ini, Wapres sempat berdialog dengan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Papua hingga Sumatera Utara, untuk menggali latar belakang, pengalaman, dan lokasi penugasan mereka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: